
Pantau - Seorang calon haji asal Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, bernama Marati Kasmuri Usman meninggal dunia di Kota Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon mengatakan almarhumah yang tergabung dalam Kloter BTH 09 wafat pada Rabu (13/5) pukul 17.51 Waktu Arab Saudi.
“Jamaah yang meninggal di Arab Saudi dalam masa pelaksanaan ibadah haji, haknya akan diselesaikan oleh pemerintah, termasuk badal haji dan asuransi jamaah,” kata Defizon di Pekanbaru, Kamis.
Ia menjelaskan petugas haji telah memberikan pendampingan dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi.
Prosesi pemulasaraan hingga pemakaman almarhumah juga akan dilaksanakan oleh petugas bersama pihak terkait di Kota Makkah.
Almarhumah Memiliki Riwayat Penyakit Jantung
Berdasarkan laporan petugas kloter, Marati Kasmuri Usman yang berusia 66 tahun diketahui memiliki riwayat angioplasty atau tindakan medis pembukaan pembuluh darah arteri jantung pada Desember 2025.
Selain itu, almarhumah juga memiliki riwayat diabetes melitus non insulin, penyakit jantung chronic ischemic heart disease, dan hypertensive heart disease.
Pada Rabu (13/5), almarhumah dilaporkan tidak memiliki nafsu makan dan tetap diberikan motivasi untuk makan serta mengonsumsi obat secara rutin.
Sekitar pukul 16.00 WAS, saat sedang duduk di pemondokan, almarhumah tiba-tiba terbaring dan tidak sadarkan diri.
Teman sekamar kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua regu dan memanggil petugas kesehatan.
Petugas Sempat Lakukan Resusitasi Selama Satu Jam
Petugas kesehatan yang tiba di lokasi mendapati kondisi almarhumah tidak sadar dengan tekanan darah tidak terukur, nadi sangat lemah, dan tidak terdapat pernapasan.
Petugas kemudian melakukan tindakan medis darurat berupa pemasangan infus dan injeksi epinefrin.
Meski sempat terdapat respons sementara, petugas terus melakukan penanganan resusitasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit.
“Namun, kondisi almarhumah tidak menunjukkan perbaikan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.51 WAS,” ungkap Defizon.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah dan mengajak jamaah serta keluarga untuk mendoakan yang terbaik.
“Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





