HOME  ⁄  Nasional

Indonesia dan Prancis Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Kolaborasi Sastra dan Literasi di MIWF 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Indonesia dan Prancis Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Kolaborasi Sastra dan Literasi di MIWF 2026
Foto: Gelaran Connection Night di Makassar sebagai komitmen memperkuat kerja sama kebudayaan, khususnya di bidang sastra dan literasi antara Indonesia dengan Prancis (sumber: Kementerian Kebudayaan)

Pantau - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama kebudayaan di bidang sastra dan literasi yang ditandai melalui gelaran Connection Night dalam Makassar International Writers Festival 2026 di Makassar.

Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Anissa Rengganis, menyatakan kolaborasi tersebut akan mempertemukan program unggulan dari Indonesia dan Prancis sebagai langkah awal penguatan diplomasi budaya kedua negara.

“Kita akan ‘mengawinkan’ dua program besar, yaitu program Choix Goncourt Indonésie dari Pemerintah Prancis dengan program Read Indonesia serta Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra dari Pemerintah Indonesia. Kehadiran delegasi Prancis di MIWF tahun ini merupakan langkah awal yang krusial dari implementasi kerja sama tersebut,” ungkap Anissa.

Delegasi Prancis hadir dalam Makassar International Writers Festival 2026 sebagai bagian dari implementasi awal kerja sama budaya yang diharapkan memperluas jejaring sastra internasional bagi Indonesia.

Kolaborasi Program Sastra Indonesia dan Prancis

Program yang akan dikolaborasikan meliputi Choix Goncourt Indonésie dari Pemerintah Prancis, program Read Indonesia, serta Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra dari Pemerintah Indonesia.

Connection Night disebut bukan sekadar perayaan, melainkan ruang awal untuk membangun kolaborasi nyata antara dua ekosistem kebudayaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan kolaborasi yang konkret, mulai dari pertukaran budaya, penerjemahan buku, residensi penulis, hingga kerja sama festival di masa mendatang,” ujar Anissa.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas akses karya sastra Indonesia di tingkat global sekaligus memperkuat hubungan kebudayaan Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.

Tiga Agenda Strategis Kebudayaan Disepakati

Indonesia dan Prancis juga menyepakati tiga agenda strategis kebudayaan untuk beberapa tahun ke depan.

Agenda tersebut mencakup partisipasi Indonesia dalam Le Festival du Livre de Paris 2027 serta kehadiran delegasi penulis dan penerbit Indonesia pada festival tersebut.

Prancis juga akan terlibat dalam Indonesia International Book Fair 2026 dan Indonesia International Book Fair 2027 sebagai bagian dari penguatan kerja sama penerbitan dan literasi.

Selain itu, kedua negara akan mengembangkan skema subsidi penerjemahan bagi penerbit Prancis dan penerbit internasional lainnya guna mendukung penerjemahan karya sastra Indonesia ke berbagai bahasa dunia.

Kementerian Kebudayaan menilai kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui sastra, seni, dan jejaring antar manusia yang berjalan seiring dengan diplomasi politik.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memperluas akses karya sastra Indonesia di dunia internasional sekaligus mempererat hubungan kebudayaan Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.

Penulis :
Shila Glorya