HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Serahkan Kunci Pesawat Tempur Rafale dan Falcon kepada Panglima TNI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prabowo Serahkan Kunci Pesawat Tempur Rafale dan Falcon kepada Panglima TNI
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto menyerahkan kunci pesawat MRCA Rafale di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (19/5/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh.)

Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto secara simbolis menyerahkan kunci pesawat tempur MRCA Rafale, pesawat Falcon 8X, pesawat Airbus A400M Atlas MRT, Radar GCI GM403, Smart Weapon Hammer, dan Missile Meteor kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara dalam menjaga wilayah udara Indonesia.

Pesawat yang diserahkan terdiri atas enam pesawat tempur Dassault Rafale, empat pesawat Dassault Falcon 8X, dan satu pesawat Airbus A400M Atlas MRT.

Prosesi Penyerahan Digelar di Halim Perdanakusuma

Berdasarkan pantauan di lokasi, Panglima TNI Agus Subiyanto kemudian menyerahkan kunci pesawat tersebut kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Sebelum prosesi penyerahan, Presiden Prabowo membuka tirai lambang Skuadron 12 yang menempel di badan pesawat Rafale.

Presiden juga melakukan prosesi penyiraman air kembang di moncong pesawat dan pemecahan kendi berisi air kembang sebagai simbol peresmian operasional alutsista baru TNI AU.

Prabowo kemudian melakukan pemeriksaan pesawat bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan KSAU Mohamad Tonny Harjono.

Rafale Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Dalam kegiatan itu, Presiden turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara pembeli jet tempur Rafale produksi Dassault Aviation Prancis.

Kementerian Pertahanan sebelumnya telah mengontrak pembelian 42 unit pesawat tempur Rafale setelah kontrak tahap ketiga untuk 18 unit terakhir dinyatakan efektif.

Kehadiran pesawat tempur Rafale diharapkan dapat memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah udara nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf