HOME  ⁄  Nasional

RI Terus Berkoordinasi dengan Malaysia Tangani 39 WNI Korban Kapal Tenggelam

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

RI Terus Berkoordinasi dengan Malaysia Tangani 39 WNI Korban Kapal Tenggelam
Foto: (Sumber: Sejumlah petugas Malaysia dalam upaya pencarian WNI korban kapal tenggelam di Perak, Malaysia. ANTARA/HO-Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia..)

Pantau - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dalam penanganan 39 warga negara Indonesia (WNI) korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan seluruh korban telah ditemukan oleh otoritas Malaysia dengan rincian 23 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.

“KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi erat dengan otoritas Malaysia terkait proses identifikasi jenazah dan pendampingan terhadap para korban selamat,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Kemlu RI bersama KBRI Kuala Lumpur juga terus memantau perkembangan penanganan korban serta memberikan fasilitasi kekonsuleran bagi para WNI dan keluarganya.

Korban Berasal dari Berbagai Daerah di Indonesia

Yvonne menjelaskan para korban selamat berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Banten, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara.

Menurut informasi dari otoritas SAR Malaysia, operasi pencarian resmi dihentikan pada Sabtu (16/5) setelah enam hari pencarian tidak lagi menemukan korban tambahan.

Operasi pencarian sebelumnya diperluas hingga area 244,76 mil laut dengan melibatkan unsur laut, udara, dan darat.

Yvonne menyebut data awal dari testimoni awak kapal yang selamat menyebut terdapat 37 penumpang WNI dengan 14 orang dinyatakan hilang.

Namun, dalam proses pencarian ditemukan tambahan korban sehingga jumlah total korban mencapai 39 orang.

Malaysia Duga Korban Merupakan PMI Ilegal

Kemlu RI menyampaikan apresiasi kepada otoritas SAR dan kepolisian maritim Malaysia atas upaya pencarian dan penanganan korban kapal tenggelam tersebut.

Sementara itu, Badan Penegakan Maritim Malaysia (Malaysia Maritime Enforcement Agency/MMEA) Negeri Perak memastikan seluruh korban telah ditemukan dan proses identifikasi jenazah masih berlangsung.

Direktur Maritim Negara Bagian Perak Kapten Maritim Mohd Shukri Khotob mengatakan seluruh jenazah korban telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebelum dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

Pihak Malaysia menduga para WNI tersebut merupakan pendatang asing tanpa izin.

Penulis :
Ahmad Yusuf