
Pantau - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi dan pejabat terkait ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin sore untuk mengikuti rapat terbatas yang membahas sektor ekonomi, energi, dan pengelolaan sumber daya alam.
Para pejabat yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Ydhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Para menteri dan pejabat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.30 WIB secara terpisah sebelum memasuki lokasi rapat bersama Presiden Prabowo.
Percepatan PLTS Jadi Sorotan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut dirinya akan melaporkan perkembangan sektor energi dan pengelolaan sumber daya alam kepada Presiden dalam rapat tersebut.
"Kalau saya seputar energi dan pengelolaan sumber daya sumber daya alam. Salah satu di antaranya juga ada percepatan pembangunan PLTS 100 gigawat," ungkap Bahlil kepada wartawan sebelum rapat dimulai.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas pemerintah dalam upaya mempercepat transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan.
Menteri dan Pejabat Tunggu Hasil Rapat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum dapat menjelaskan isi pembahasan rapat terbatas tersebut sebelum pertemuan bersama Presiden selesai.
"Nanti habis 'meeting' ngomong," ujar Purbaya singkat.
Jajaran menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut kepada publik setelah rapat bersama Presiden Prabowo Subianto rampung digelar.
- Penulis :
- Arian Mesa





