
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong desa menjadi pelaku utama dalam pembangunan nasional melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilai mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.
AHY menegaskan pembangunan desa harus menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan dan bukan sekadar penonton dari pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pemerintah ingin memastikan masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat terbesar dari pembangunan nasional. Ketika desa bergerak maju, ketahanan pangan kita akan semakin kokoh dari akar rumput,” ungkap AHY.
Koperasi Desa Dinilai Perkuat Ekonomi Lokal
AHY menyebut operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan hanya sekadar pembangunan fasilitas fisik di daerah.
Program tersebut dinilai menjadi langkah menghadirkan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan ekosistem distribusi dan perdagangan berbasis masyarakat.
Menurut AHY, koperasi desa yang dilengkapi fasilitas distribusi mandiri akan memperkuat daya saing ekonomi desa sekaligus memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Fasilitas tersebut mencakup sistem pergudangan hingga armada transportasi yang mendukung distribusi barang di wilayah pedesaan.
Pemerintah juga menilai koperasi desa akan menjadi penggerak ekonomi baru di daerah serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.
Selain itu, koperasi desa diarahkan untuk mendukung petani, nelayan, dan pelaku UMKM agar lebih mandiri melalui akses distribusi dan pembiayaan yang lebih mudah.
Program koperasi desa turut mencakup distribusi sembako bersubsidi, layanan logistik, hingga penyediaan apotek murah bagi masyarakat desa.
Ribuan Koperasi Siap Beroperasi
Saat ini sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh di berbagai daerah di Indonesia.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar 9.000 fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah dibangun pemerintah.
AHY menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat desa dan kelurahan.
“Ini adalah bukti nyata kolaborasi, tekad, dan kerja keras mampu menghadirkan terobosan demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan bangsa,” ujar AHY.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pangan dan ekonomi pedesaan merupakan persoalan strategis yang menentukan keberlangsungan suatu bangsa.
Presiden juga menekankan pentingnya keberanian bangsa Indonesia untuk percaya pada kemampuan sendiri dan membangun ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil.
- Penulis :
- Arian Mesa





