HOME  ⁄  Nasional

KJRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Islamic Center San Diego

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KJRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di Islamic Center San Diego
Foto: (Sumber : Arsip - Bendera AS berkibar di halaman depan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat (4/11/2025). (ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa.).)

Pantau - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan di Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, Senin (18/5).

Dalam pernyataan tertulis pada Selasa, Konsul Penerangan dan Sosial Budaya KJRI San Francisco Afina Burhanuddin mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan komunitas Muslim Indonesia untuk memastikan kondisi WNI pasca-insiden tersebut.

Lima Orang Tewas dalam Penembakan

Penembakan terjadi sekitar pukul 11.40 waktu setempat atau Selasa pukul 01.40 WIB dan menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas keamanan serta dua tersangka berusia 17 dan 19 tahun.

“Namun, Departemen Kepolisian San Diego menduga bahwa serangan ini ada kaitannya dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim,” kata Afina Burhanuddin.

Menurut pihak kepolisian, motif penembakan masih dalam penyelidikan dan belum ada pernyataan resmi terkait latar belakang pelaku.

Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan tiga warga yang tewas merupakan laki-laki dan penyelidikan dilakukan bersama Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI.

Ia menyebut penyelidikan akan mengarah pada dugaan kejahatan kebencian karena lokasi kejadian berada di pusat kegiatan Islam terbesar di San Diego.

Donald Trump Sebut Situasi Mengerikan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menyoroti insiden tersebut dan menyebut peristiwa itu sebagai situasi yang mengerikan.

“Yang terjadi adalah situasi yang mengerikan. Saya telah menerima pembaruan informasi awal, dan kami akan terus memantaunya dengan cermat,” ujar Trump seperti dikutip Anadolu.

Islamic Center of San Diego diketahui menjadi pusat aktivitas dan ibadah Muslim terbesar di San Diego yang berada sekitar 15 kilometer dari pusat kota.

KJRI San Francisco menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait keamanan WNI di wilayah tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan