
Pantau - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memastikan negara akan selalu hadir dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah, termasuk konflik suku yang terjadi di Papua Pegunungan.
“Negara pasti hadir dalam setiap persoalan yang ada di masyarakat secara keseluruhan di Indonesia dan secara khusus di Papua Pegunungan dalam penanganan konflik suku,” kata Ribka di Wamena, Selasa.
Ribka menjelaskan pemerintah pusat terus memantau perkembangan penanganan konflik sosial di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, setiap langkah penanganan konflik selalu dilaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Kami selalu melaporkan hasil penanganan konflik suku di Papua Pegunungan kepada bapak presiden melalui pak Seskab, di mana diharapkan situasi di daerah dapat kembali pulih dan seluruh aktivitas masyarakat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Penanganan Konflik Libatkan Lintas Sektor
Ribka menegaskan penyelesaian konflik suku di Papua Pegunungan harus dilakukan secara lintas kementerian dan lembaga agar proses penanganan berjalan lebih cepat dan efektif.
“Sesuai arahan dari Pak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk penyelesaian konflik di Wamena harus dilakukan lintas sektor, mengingat adanya efisiensi anggaran sehingga kerja sama perlu untuk dilakukan,” katanya.
Ia menyebut kerja sama lintas sektor diperlukan untuk mempercepat proses rekonsiliasi dan pemulihan pascaperang suku di Wamena.
“Tujuan kerja sama lintas sektor supaya dapat terbagi, pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga kerja apa dan pemerintah daerah kerja apa dengan sasaran mengacu kepada sasaran utama supaya proses rekonsiliasi segera tercapai,” ujar Ribka.
Pemerintah Fokus Pulihkan Kondisi Wamena
Pemerintah pusat sebelumnya juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak konflik di Kabupaten Jayawijaya.
Selain bantuan kemanusiaan, pemerintah bersama aparat keamanan terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua Pegunungan agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Berdasarkan data kepolisian, ratusan warga sempat mengungsi akibat konflik suku yang terjadi di Wamena.
- Penulis :
- Aditya Yohan





