
Pantau - Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu pagi untuk menyampaikan langsung pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 09.32 WIB dan disambut langsung Ketua DPR RI Puan Maharani di pelataran Gedung Nusantara.
Prabowo kemudian berjalan bersama Puan menuju ruang sidang dan disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Presiden Prabowo, Wapres Gibran, Puan Maharani, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa juga sempat melakukan sesi foto bersama sebelum rapat dimulai.
Pidato tersebut menjadi momentum pertama Presiden Prabowo menyampaikan langsung kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal untuk RAPBN dalam rapat paripurna DPR RI.
Bahas Asumsi Dasar Ekonomi RAPBN 2027
Dalam pidatonya yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo akan menyampaikan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027.
Asumsi tersebut mencakup target pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia, hingga lifting minyak dan gas bumi.
Selain itu, Presiden juga diperkirakan memaparkan sejumlah target pembangunan nasional tahun 2027.
Indikator yang akan disampaikan meliputi tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, rasio gini, indeks modal manusia, indeks kesejahteraan petani, serta proporsi penciptaan lapangan kerja formal.
Rapat Paripurna Bahas Tiga Agenda Utama
Rapat Paripurna DPR RI hari ini membahas tiga agenda utama yang berkaitan dengan kebijakan fiskal dan legislasi nasional.
Agenda tersebut meliputi penyampaian KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh pemerintah, laporan Badan Legislasi DPR RI terkait evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas 2026, serta pendapat fraksi-fraksi atas RUU perubahan Undang-Undang Kepolisian.
Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat tersebut.
Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.
- Penulis :
- Aditya Yohan





