HOME  ⁄  Nasional

Dharma Jaya Pastikan Daging Kurban di Jakarta Aman, Sehat, dan Halal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dharma Jaya Pastikan Daging Kurban di Jakarta Aman, Sehat, dan Halal
Foto: (Sumber : Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya, Irwan Nusyirwan. Perumda Dharma Jaya bersinergi dengan berbagai instansi memastikan daging kurban yang dipotong dan didistribusikan kepada warga Jakarta memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal. ANTARA/HO-Dharma Jaya..)

Pantau - Perumda Dharma Jaya memastikan daging kurban yang dipotong dan didistribusikan kepada masyarakat Jakarta memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal menjelang Idul Adha 2026.

Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya Irwan Nusyirwan mengatakan perusahaan bersinergi dengan berbagai instansi untuk menghadirkan layanan pengelolaan daging kurban yang komprehensif dari hulu hingga hilir.

“Layanan kami mencakup pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus dalam takaran kilogram. Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam proses distribusi yang lebih praktis dan higienis,” kata Irwan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

RPH Bersertifikat dan Juleha Dikerahkan

Irwan menegaskan seluruh proses pemotongan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah memiliki sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan halal.

Menurut dia, fasilitas pemotongan semi-mekanik milik Dharma Jaya mampu menangani 200 hingga 250 ekor hewan kurban per hari.

“Fasilitas pemotongan semi-mekanik memiliki kapasitas operasional mencapai 200 hingga 250 ekor per hari,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional tersebut, Dharma Jaya mengerahkan 100 personel profesional, termasuk juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat dan tim pengemasan khusus.

Hewan Kurban Dipastikan Bebas PMK

Seluruh hewan kurban yang dikelola Dharma Jaya juga diwajibkan menjalani pemeriksaan ketat oleh tim dokter hewan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit menular lainnya.

“Melalui fasilitas rantai dingin (cold chain) yang dimiliki perusahaan, mata rantai distribusi daging kurban dipastikan tetap segar hingga diterima oleh masyarakat yang berhak,” ungkap Irwan.

Langkah tersebut sejalan dengan instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengarahkan pemotongan hewan kurban dilakukan di RPH resmi guna menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir pencemaran limbah pemotongan di area publik.

Penulis :
Aditya Yohan