HOME  ⁄  Nasional

Pramono Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar dan Taman Jakarta

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pramono Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar dan Taman Jakarta
Foto: (Sumber : Warga melihat sapi yang dijual di lapak penjualan hewan kurban di atas trotoar kawasan Johar Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye.)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melarang pedagang hewan kurban berjualan di lokasi yang mengganggu aktivitas publik seperti trotoar, taman, dan kebun menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Larangan tersebut disampaikan Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, sebagai langkah menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di ruang publik.

“Saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman,” ungkap Pramono.

Pramono menegaskan pedagang yang masih nekat berjualan di lokasi terlarang akan diberi peringatan agar memindahkan lapaknya ke tempat yang sesuai.

“Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan,” ujarnya.

Harga Hewan Kurban di Jakarta Masih Stabil

Selain soal penataan lokasi penjualan, Pramono memastikan harga hewan kurban di Jakarta masih relatif stabil menjelang Idul Adha.

Ia menyebut stok sapi dan kambing di ibu kota juga tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil,” kata Pramono.

Menurut dia, pasokan hewan kurban yang memadai membuat sejumlah daerah kini membeli hewan kurban dari Jakarta.

BUMD Dharma Jaya Dinilai Siap Penuhi Pasokan

Pramono mengatakan kesiapan pasokan hewan kurban tidak terlepas dari peran BUMD pangan DKI Jakarta, Dharma Jaya, yang disebut telah melakukan persiapan dengan baik.

“Beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta. Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik,” ujar Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban dan penataan lapak penjualan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban serta penyebaran penyakit hewan menjelang Idul Adha.

Penulis :
Ahmad Yusuf