HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Tegaskan MBG Jadi Investasi SDM, Pemerintah Tutup 3 Ribu Dapur Bermasalah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Prabowo Tegaskan MBG Jadi Investasi SDM, Pemerintah Tutup 3 Ribu Dapur Bermasalah
Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto, saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 20/5/2026 (sumber: DPR RI)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Program MBG saat ini telah menjangkau 62,4 juta penerima setiap hari dan menjadi salah satu program perlindungan sosial terbesar di Indonesia.

Penerima manfaat MBG mencakup 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868 ribu ibu hamil.

Pemerintah juga berencana memperluas program kepada sekitar 500 ribu lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan bantuan pangan bergizi setiap hari.

Menurut Prabowo, program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Presiden menegaskan pelaksanaan MBG merupakan amanat konstitusi agar negara memberikan perlindungan kepada masyarakat miskin dan membutuhkan.

Pengawasan dan Evaluasi Program

Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih memiliki sejumlah kekurangan yang terus dievaluasi pemerintah.

"Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3 ribu dapur," ujar Prabowo.

Penutupan ribuan dapur disebut sebagai langkah korektif untuk memastikan standar kualitas makanan, distribusi, dan pengelolaan program berjalan sesuai ketentuan.

Pemerintah menilai pengawasan ketat menjadi sangat penting agar program MBG mampu melayani puluhan juta penerima di berbagai wilayah Indonesia.

Prabowo meminta pejabat daerah, anggota DPR, dan pemerintah daerah ikut melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.

Pemerintah Buka Ruang Pelaporan

Pemerintah juga membuka ruang pelaporan apabila ditemukan pelaksanaan program yang tidak sesuai standar.

"Saya sudah minta para pejabat dan persilakan anggota DPR, bupati, di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera. Akan segera kita tindak," kata Prabowo.

Presiden menyatakan pemerintah optimistis program MBG akan terus berkembang melalui pembenahan tata kelola dan penguatan pengawasan.

Selain menjadi program bantuan pangan, MBG diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo sejak awal masa pemerintahannya.

Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga dikaitkan dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan produktivitas generasi muda Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya