HOME  ⁄  Nasional

Papua Barat Siapkan Starlink untuk Percepat Layanan Adminduk di Wilayah 3T

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Papua Barat Siapkan Starlink untuk Percepat Layanan Adminduk di Wilayah 3T
Foto: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua Barat dr Maria Ria Come saat ditemui awak media di Manokwari, Kamis 21/5/2026 (sumber: ANTARA/Fransiskus Salu Weking)

Pantau - Pemerintah Provinsi Papua Barat menyiapkan tujuh unit layanan internet satelit Starlink untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan atau adminduk di wilayah 3T yakni daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Papua Barat dr Maria Ria Come mengatakan pengadaan fasilitas internet satelit sangat penting untuk mempercepat layanan adminduk di daerah yang masih mengalami keterbatasan jaringan internet.

“Upaya jemput bola pelayanan adminduk akan lebih maksimal dengan dukungan internet satelit,” ungkap Maria Ria Come.

Pemerintah provinsi juga akan melakukan intervensi layanan penerbitan adminduk ke sejumlah kabupaten yang masih mengalami blank spot atau belum memiliki layanan internet memadai.

Starlink Dukung Jemput Bola Pelayanan Adminduk

Layanan Starlink akan dimanfaatkan oleh Disdukcapil di tujuh kabupaten di Papua Barat saat pelaksanaan kegiatan jemput bola atau jebol ke kampung-kampung di wilayah 3T.

Penggunaan layanan internet satelit tersebut dinilai dapat mempermudah pelayanan administrasi kependudukan di daerah terpencil.

Selain mempercepat pelayanan, fasilitas itu juga diharapkan meningkatkan cakupan perekaman data kependudukan masyarakat.

Dokumen yang dapat diproses melalui layanan tersebut meliputi KTP elektronik atau KTP-el.

Penerbitan kartu keluarga juga dapat dilakukan melalui layanan internet satelit tersebut.

Selain itu, kartu identitas anak dan akta kelahiran diharapkan dapat diproses lebih cepat melalui dukungan jaringan Starlink.

Pegunungan Arfak Jadi Prioritas Intervensi

Saat ini capaian perekaman KTP-el di Papua Barat mencapai 340.396 jiwa atau setara 85,42 persen dari total 398.491 jiwa wajib KTP-el.

Capaian penerbitan kartu keluarga mencapai 185.534 dokumen atau sebesar 97,93 persen.

Sementara penerbitan kartu identitas anak baru mencapai 42,20 persen dan capaian akta kelahiran berada di angka 50,19 persen.

Kabupaten Manokwari menjadi daerah dengan realisasi perekaman KTP-el tertinggi sebanyak 132.777 jiwa.

Kabupaten Fakfak mencatat perekaman KTP-el sebanyak 60.139 jiwa.

Kabupaten Teluk Bintuni mencapai 50.415 jiwa.

Kabupaten Kaimana mencatat 39.047 jiwa.

Kabupaten Teluk Wondama mencapai 25.018 jiwa.

Kabupaten Manokwari Selatan mencatat 19.606 jiwa.

Kabupaten Pegunungan Arfak menjadi daerah dengan capaian terendah sebanyak 13.394 jiwa.

“Daerah dengan capaian perekaman KTP-el terendah akan menjadi prioritas intervensi pemerintah provinsi,” kata Maria Ria Come.

Kabupaten Pegunungan Arfak menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program percepatan layanan adminduk Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Penulis :
Shila Glorya