HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Yogyakarta Siapkan Normalisasi Sungai Code untuk Wisata Arung Jeram Perkotaan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemkot Yogyakarta Siapkan Normalisasi Sungai Code untuk Wisata Arung Jeram Perkotaan
Foto: Aliran Sungai Code di sekitar Jembatan Kewek, Kota Yogjakarta (sumber: Dinas Kominfosan Yogyakarta)

Pantau - Pemerintah Kota Yogyakarta siap melakukan normalisasi Sungai Code untuk mendukung pengembangan wisata arung jeram di pusat Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan alat berat akan diturunkan dalam satu hingga dua pekan ke depan untuk membersihkan sedimentasi dan menata aliran Sungai Code di wilayah Jetis.

"Rencana kami setelah susur sungai ini, seminggu-dua minggu lagi kami turunkan alat berat, kemudian kita membersihkan, menormalisasi sungai ini," ungkap Hasto.

Menurut Hasto, sejumlah titik aliran Sungai Code mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan keberadaan batu-batu besar di tengah sungai.

"Karena di beberapa titik ruas (sungai) ini sudah terjadi pendangkalan, sedimen dan juga batu-batu besar ada di tengah," katanya.

Penataan Sungai dan Edukasi Warga

Selain melakukan penataan fisik sungai, Pemkot Yogyakarta juga akan membersihkan kandang ayam serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

"Nanti batu-batu besar kita pinggirkan, kandang ayam yang ada kita bersihkan, kemudian kita sosialisasi ke warga agar warga sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai," ujar Hasto.

Upaya pelestarian Sungai Code dinilai harus dilakukan secara bersama-sama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas air di kawasan perkotaan.

Sungai Code Dinilai Punya Potensi Wisata Khusus

Pemerintah Kota Yogyakarta menilai Sungai Code memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata minat khusus melalui konsep susur sungai dan arung jeram perkotaan.

"Ke depan kita punya susur sungai dan arum jeram di Kota Yogjakarta di Sungai Code. Malah ini tidak hanya dalam rangka rekreasi dan olahraga, tetapi juga bagaimana membersihkan lingkungan, menjaga air yang bersih," kata Hasto.

Sebelumnya, Hasto bersama komunitas Federasi Arung Jeram Indonesia atau FAJI dan jajaran pemerintah kota melakukan susur Sungai Code menggunakan perahu arung jeram.

Dari kegiatan tersebut ditemukan sejumlah persoalan di bantaran Sungai Code, mulai dari sampah, kandang ayam, bangunan di badan sungai, hingga pendangkalan di beberapa titik aliran sungai.

Penulis :
Arian Mesa