
Pantau - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur menyoroti dua lubang besar pada tembok pembatas rel kereta api di kawasan Klender, Duren Sawit, yang diduga menjadi akses tawuran antarwarga di Jakarta Timur.
Tawuran Pecah Saat Jam Sibuk Pagi
Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong mengatakan lokasi tawuran berada di wilayah Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit.
"Lokasi tawuran berada di wilayah Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit. Diduga mereka terlibat tawuran dengan warga Cipinang Jagal, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, yang lokasinya berseberangan dengan rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut," kata Muhammadong di Jakarta, Senin.
Tawuran yang terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 06.30 WIB itu melibatkan dua kelompok warga dari kawasan Kebon Singkong dan Cipinang Jagal.
Bentrok yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut sempat memicu kemacetan karena berlangsung saat jam sibuk aktivitas warga menuju tempat kerja.
Puluhan personel gabungan dari kepolisian, Brimob Polda Metro Jaya, dan Satpol PP dikerahkan untuk membubarkan tawuran.
"Kita kerahkan sekitar 30 personel Satpol PP untuk membantu membubarkan aksi tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai," ujar Muhammadong.
Aparat Temukan Lubang Besar di Tembok Rel
Meski tidak ada pelaku yang diamankan karena seluruh kelompok melarikan diri, petugas menemukan barang bukti berupa delapan anak panah dan enam selongsong petasan roket.
Lurah Cipinang Muara Komarudin mengatakan pihaknya menemukan dua lubang besar di tembok pembatas rel kereta api yang diduga sengaja dijebol sebagai jalur keluar masuk pelaku tawuran.
"Ditemukan dua lubang besar di tembok pembatas rel. Diduga itu sengaja dijebol untuk akses keluar masuk pelaku," kata Komarudin.
Pihak kelurahan kemudian mengerahkan lima petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum untuk membersihkan sisa material tawuran seperti batu dan puing petasan di lokasi kejadian.
Hingga pukul 08.20 WIB, aparat gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





