HOME  ⁄  Nasional

Jamaah Calon Haji Asal Belitung Dilaporkan Sehat dan Siap Jalani Wukuf di Arafah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Jamaah Calon Haji Asal Belitung Dilaporkan Sehat dan Siap Jalani Wukuf di Arafah
Foto: Kondisi terkini JCH Belitung di Tanah Suci yang siap diberangkatkan ke Arafah, Senin 25/5/2026 (sumber: Kemenhaj Belitung)

Pantau - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Belitung memastikan sebanyak 42 jamaah calon haji asal Belitung dalam kondisi sehat dan siap menjalani puncak ibadah haji yakni Wukuf di Padang Arafah pada Senin, 25 Mei 2026.

Jamaah Dijadwalkan Berangkat ke Arafah

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Belitung Fitriatun mengatakan, "Sebanyak 42 orang jamaah calon haji (JCH) asal Belitung kami laporkan dalam kondisi sehat menjelang puncak ibadah haji yakni Wukuf di Padang Arafah."

Ia mengungkapkan, kondisi fisik dan mental seluruh jamaah calon haji asal Belitung dalam keadaan siap menjelang pelaksanaan wukuf.

Jamaah calon haji asal Belitung dijadwalkan berangkat menuju Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 mulai pukul 11.39 WIB hingga 16.00 WIB.

"Alhamdulillah, semua jamaah Belitung sehat dan siap melaksanakan puncak haji," ujar Fitriatun.

PPIH Terapkan Skema Murur bagi Jamaah Rentan

Untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jamaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menerapkan skema khusus bagi jamaah kelompok rentan.

Sebanyak 20 calon haji kategori lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti) beserta pendamping akan diberangkatkan menggunakan skema murur.

Skema murur merupakan perjalanan melintas di Muzdalifah tanpa bermalam guna memudahkan jamaah rentan menjalani rangkaian ibadah haji.

Pada fase pelaksanaan ibadah di Mina, jamaah asal Belitung memilih skema Nafar Tsani.

Dalam skema Nafar Tsani, jamaah menetap di Mina hingga 13 Zulhijah untuk menyelesaikan seluruh prosesi melontar jumrah sebelum kembali ke Makkah.

"Alhamdulillah seluruh jamaah calon haji asal Belitung saat ini dalam keadaan sehat dan siap untuk menjalani puncak ibadah haji Wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah lain," kata Fitriatun.

Penulis :
Shila Glorya