
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggandeng 24 organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk mencegah ancaman terorisme dan penyebaran paham radikalisme di wilayah Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan keterlibatan masyarakat penting untuk membantu aparat penegak hukum melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman radikalisme dan terorisme.
"Peran aktif seluruh masyarakat akan sangat membantu tugas-tugas aparat penegak hukum, terutama dalam melakukan deteksi dini guna mewaspadai munculnya gerakan-gerakan radikal serta aktivitas terorisme," ujar Munjirin di Jakarta, Selasa.
Kegiatan tersebut digelar oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman ideologi kekerasan.
Ormas Dinilai Punya Peran Strategis di Tengah Masyarakat
Sekretaris Kota Jakarta Timur Eka Darmawan mengatakan sosialisasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan terorisme.
Menurut Eka, ormas memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
"Diperlukan pendekatan multidimensi untuk memecahkan akar masalah ini dengan melibatkan berbagai elemen, di antaranya organisasi kemasyarakatan," ungkap Eka.
Ia menilai keterlibatan aktif ormas dapat membantu mengantisipasi berbagai potensi ancaman melalui penguatan komunikasi dan edukasi kepada warga.
Pemkot Ingatkan Warga Tidak Beri Stigma Negatif
Eka juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memberikan stigma negatif kepada kelompok agama maupun ras tertentu dalam menyikapi isu radikalisme dan terorisme.
"Penanganan isu tersebut harus dilakukan secara adil, proporsional, dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan terkait pola penyebaran paham radikal, strategi pencegahan di lingkungan masyarakat, serta pentingnya memperkuat toleransi dan persatuan.
Pemkot Jakarta Timur berharap seluruh elemen masyarakat semakin aktif mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah tetap kondusif.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





