
Pantau - Puluhan ribu warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, melaksanakan shalat Idul Adha 1447 Hijriah di kawasan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin hingga memenuhi Jembatan Ampera, Rabu pagi.
Jamaah mulai memadati kawasan ikon Kota Palembang tersebut sejak pukul 06.00 WIB.
Barisan saf shalat membentang sepanjang Jembatan Ampera hingga menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir.
Pemerintah setempat menutup sementara akses lalu lintas di jembatan untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah Idul Adha.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut mengikuti pelaksanaan shalat tersebut.
Imam shalat dipimpin Ustadz Abdul Siddiq yang kemudian menyampaikan khutbah tentang makna pengorbanan dan keikhlasan.
Tradisi Tahunan yang Dinanti Warga
Pelaksanaan shalat Idul Adha di atas Jembatan Ampera menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Palembang.
Seorang warga asal Pakjo, Herlen, mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya untuk mendapatkan saf di atas jembatan.
"Shalat di atas Jembatan Ampera punya kekhasan tersendiri. Meski harus menggelar sajadah di aspal, rasanya sangat luar biasa bisa beribadah bersama puluhan ribu warga lainnya dengan latar belakang Sungai Musi," kata Herlen.
Warga lainnya, Hana asal Kertapati, menyebut suasana Idul Adha di Jembatan Ampera selalu menghadirkan rasa kebersamaan antarwarga.
"Suasananya sangat sejuk dan damai pagi ini. Walau berdesakan, semua jamaah tertib. Ini menjadi momen yang selalu membuat rindu Kota Palembang," ujar Hana.
Panitia Siapkan Ribuan Kupon Daging Kurban
Setelah pelaksanaan shalat selesai sekitar pukul 08.30 WIB, jamaah membubarkan diri secara tertib dan arus lalu lintas mulai dibuka kembali oleh pihak kepolisian serta dinas perhubungan.
Panitia kurban Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin juga menyiapkan 2.000 lembar kupon paket daging kurban untuk masyarakat sekitar.
Sekretaris Masjid Agung Palembang M. Iqbal mengatakan kupon tersebut diprioritaskan bagi warga di lingkungan sekitar masjid agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
"Kami memprioritaskan warga di lingkungan sekitar masjid. Total hewan kurban yang terdata dan siap disembelih tahun ini sebanyak 15 ekor sapi dan tujuh ekor kambing," kata M. Iqbal.
- Penulis :
- Aditya Yohan





