HOME  ⁄  Nasional

WNI Gelar Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di KBRI Kuala Lumpur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

WNI Gelar Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di KBRI Kuala Lumpur
Foto: (Sumber : Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo saat menyampaikan sambutan dalam shalat Idul Adha berjamaah di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (27/5/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga).)

Pantau - Warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia melaksanakan shalat Idul Adha 1447 Hijriah secara berjamaah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Rabu pagi.

Jamaah mulai memadati Aula Hassanudin di lantai dasar KBRI Kuala Lumpur sejak pukul 07.00 waktu Malaysia untuk mengikuti pelaksanaan shalat Idul Adha.

Sebelum shalat dimulai, para jamaah mengumandangkan takbir bersama di area aula KBRI.

Shalat Idul Adha dimulai sekitar pukul 08.10 waktu setempat dengan imam dan khatib Dr. H. Saidul Amin, M.A., yang merupakan Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo bersama jajaran KBRI Kuala Lumpur turut melaksanakan shalat berjamaah bersama WNI lainnya.

Dubes RI Ajak WNI Jaga Persatuan

Dalam sambutannya, Dubes Iman mengajak masyarakat Indonesia di Malaysia untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi peran aktif WNI dalam menjaga nama baik Indonesia selama berada di Malaysia.

"Saya mendoakan Indonesia senantiasa diberi keberkahan, keamanan, kemajuan dan kedamaian oleh Allah Swt. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan kebahagiaan dan perlindungan," ujar Dubes Iman.

Suasana Khidmat Warnai Shalat Idul Adha

Pelaksanaan shalat Idul Adha di KBRI Kuala Lumpur berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia di Malaysia.

Momentum Idul Adha tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar-WNI yang berada di Negeri Jiran.

Penulis :
Aditya Yohan