
Pantau - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla berharap momentum Hari Raya Idul Adha dapat mendorong persatuan dunia internasional untuk membantu rehabilitasi Gaza, Palestina, yang masih dilanda konflik.
"Mudah-mudahan mereka sepakat, mudah mudahan kemudian dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu (Gaza). Ya, itu masalahnya," ungkap Jusuf Kalla usai melaksanakan Shalat Id di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Rabu.
JK menilai kondisi di Gaza pada Idul Adha tahun ini relatif lebih baik dibandingkan tahun lalu karena sudah adanya gencatan senjata.
Meski demikian, ia berharap perdamaian permanen dapat segera terwujud di wilayah tersebut.
"Ya, kalau di Gaza kan agak lumayan dibanding dengan tahun lalu. Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang ada gencatan senjata," ujarnya.
JK Tekankan Pentingnya Solidaritas Internasional
Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla menegaskan pentingnya keterlibatan komunitas internasional untuk membantu memulihkan kondisi kemanusiaan di Palestina.
Ia berharap negara-negara di dunia dapat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Gaza.
Menurut JK, nilai pengorbanan dan persatuan dalam Idul Adha harus menjadi pengingat bagi umat manusia untuk saling membantu di tengah konflik dan penderitaan.
Idul Adha Jadi Pengingat Nilai Pengorbanan dan Ketakwaan
JK juga mengajak umat Islam mengambil hikmah dari nilai ketakwaan dan pengorbanan yang terkandung dalam perayaan Idul Adha.
"Seperti tadi khotbah itu bahwa kita selalu mengingat pengorbanan itu dan juga tentu apa itu suatu persatuan, ibadah, dan juga kepercayaan kepada Allah," katanya.
Pada Idul Adha tahun ini, JK mengaku menyalurkan hewan kurban di sejumlah daerah seperti Jakarta, Makassar, dan Sumatera Barat.
"Saya (kurban) di beberapa tempat. Di Makassar, di Sumatera Barat, juga di sini (Al Azhar)," ungkapnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti





