
Pantau - Pengelola Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, menyembelih 14 ekor sapi dan 43 ekor kambing pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, termasuk hewan kurban dari keluarga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK).
"Jadi, kami totalnya ini berarti ada 14 sapi plus kambingnya ada 43. Ada kenaikan sekitar 20 persen dari tahun yang lalu," kata Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar Tatang Komara di Jakarta, Rabu.
Menurut Tatang, sembilan ekor sapi disembelih pada hari pertama Idul Adha, Rabu, termasuk sapi kurban milik keluarga Jusuf Kalla.
Selain di lingkungan masjid, pelaksanaan kurban juga dilakukan di lingkungan sekolah Al-Azhar mulai dari tingkat TK hingga SMA dengan total 27 ekor sapi dan 144 ekor kambing.
Hewan kurban tersebut nantinya didistribusikan kepada guru, karyawan, jamaah, pesantren, panti sosial, hingga desa binaan di luar Pulau Jawa.
Penyembelihan Gunakan Juru Sembelih Bersertifikat
Tatang memastikan proses penyembelihan dilakukan sesuai standar operasional prosedur dan syariat Islam dengan melibatkan tim Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat.
"Kami tidak sembarangan menggunakan jagal. Jagal yang sudah bersertifikat, namanya Juleha. Mereka memiliki etika, adab bagaimana merobohkan sapi dan lain-lainnya supaya sesuai syariat," ujarnya.
Sebanyak 15 orang tim jagal dan sekitar 25 panitia internal diterjunkan untuk menangani proses penyembelihan, pencacahan, hingga distribusi daging kurban.
Distribusi Daging Gunakan Sistem Antar Langsung
Masjid Al-Azhar tahun ini meniadakan pembagian kupon di lokasi untuk menghindari kerumunan massa dan potensi kericuhan.
Panitia memilih menggunakan sistem delivery order (DO) dengan mengantar langsung daging kurban kepada para penerima.
"Kami menghindari sekali kerumunan massa, karena beberapa kali terjadi sedikit kericuhan. Maka kami sekarang siapkan DO, kami antar ke instansi pemerintah, pesantren, panti-panti, serta perorangan," ungkap Tatang.
Pengelola masjid berharap sistem distribusi tersebut membuat pembagian daging kurban lebih tertib dan tepat sasaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





