HOME  ⁄  Nasional

Anggota DPR Minta Kunjungan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi Saat Idul Adha

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Anggota DPR Minta Kunjungan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi Saat Idul Adha
Foto: (Sumber : Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bahtra Banong. ANTARA/HO-Komisi II DPR RI.)

Pantau - Anggota DPR RI Bahtra Banong meminta kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Prancis tidak dipolitisasi meski berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Bahtra menegaskan kunjungan Presiden Prabowo merupakan agenda diplomasi strategis negara yang telah direncanakan melalui komunikasi antarnegara dalam waktu panjang.

“Agenda kenegaraan seperti ini disusun melalui komunikasi diplomatik antarnegara yang panjang dan terukur. Kebetulan waktunya bertepatan dengan Idul Adha,” kata Bahtra dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ia menilai kunjungan tersebut menjadi bagian penting penguatan hubungan Indonesia dengan Prancis di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang tidak menentu.

Hubungan Indonesia dan Prancis Dinilai Strategis

Bahtra menyebut Prancis merupakan mitra penting Indonesia dalam bidang pertahanan, investasi, teknologi, energi, hingga industri strategis.

Menurut dia, hubungan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga semakin erat dalam satu tahun terakhir.

Bahkan, Prabowo sebelumnya menjadi tamu kehormatan dalam peringatan Bastille Day 2025 di Prancis.

“Jangan agenda negara dipersempit menjadi framing simbolik yang bernuansa politis,” ujarnya.

Bahtra menilai semakin aktif Presiden Prabowo diterima dalam forum internasional menunjukkan posisi Indonesia semakin diperhitungkan di dunia global.

“Semakin aktif Presiden Prabowo diterima dalam forum internasional menunjukkan bahwa Indonesia semakin dihormati dan diperhitungkan dalam percaturan global,” ucapnya.

Presiden Dinilai Utamakan Kepentingan Negara

Bahtra mengatakan Presiden Prabowo tentu ingin merayakan Idul Adha bersama masyarakat di Indonesia, namun sebagai kepala negara juga harus menghormati jadwal diplomatik yang telah disiapkan pemerintah Prancis.

Ia menilai keputusan Presiden tetap menjalankan kunjungan kerja ke luar negeri pada momentum hari raya menunjukkan komitmen mendahulukan kepentingan bangsa.

“Kesediaan Presiden Prabowo keluar negeri di momen hari raya membuktikan bahwa kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia berada di atas segala-galanya. Ini adalah bentuk pengabdian seorang kepala negara,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf