
Pantau - Kementerian Kebudayaan mendukung penyelenggaraan Jakarta World Cinema (JWC) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem perfilman nasional dan membuka peluang lebih luas bagi sineas muda Indonesia.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan talenta perfilman dari berbagai daerah perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan terhubung dengan festival film internasional.
“Kita harap semua orang yang bertalenta di daerah-daerah nantinya bisa dapat kesempatan dan melihat festival besar seperti misalnya Cannes,” kata Fadli Zon dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Jakarta World Cinema 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang dengan agenda pemutaran film pemenang, pemberian penghargaan, hingga sesi masterclass bersama para sutradara.
Kemenbud Siapkan Dukungan untuk Skenario Terbaik
Fadli Zon menyebut program lomba penulisan skenario yang digelar Kementerian Kebudayaan akan didorong agar memiliki peluang pasar lebih luas melalui skema film market.
Menurut dia, skenario terbaik nantinya berpotensi memperoleh dukungan pendanaan melalui skema matching fund agar dapat diproduksi menjadi film.
Selain itu, Kementerian Kebudayaan juga membahas mekanisme pembiayaan kolaboratif melalui Dana Indonesiaraya yang melibatkan pemerintah dan industri perfilman.
“Kementerian Kebudayaan menyambut baik upaya memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” demikian pernyataan Kemenbud.
JWC Fokus Regenerasi Sineas Muda
Director of Public Affairs JWC Razka Robby Ertanto mengatakan pihaknya telah menerapkan pembinaan berkelanjutan bagi pemenang kompetisi film pendek melalui pengembangan proyek film panjang.
Ia menegaskan program tersebut tidak hanya berfokus pada hadiah uang tunai, tetapi juga membuka jalan regenerasi sineas dan peluang bagi pendatang baru di industri perfilman nasional.
Kementerian Kebudayaan berharap penguatan talenta, pembiayaan, distribusi, dan jejaring internasional dapat meningkatkan daya saing perfilman Indonesia di tingkat global.
- Penulis :
- Aditya Yohan





