HOME  ⁄  Nasional

HIPMI Jaya Dukung Munas Digelar di Provinsi Mana Pun Demi Jaga Soliditas Organisasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

HIPMI Jaya Dukung Munas Digelar di Provinsi Mana Pun Demi Jaga Soliditas Organisasi
Foto: (Sumber : Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya Ryan Haroen. ANTARA/HO-HIPMI Jaya.)

Pantau - Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Ryan Haroen mendukung penuh pelaksanaan Musyawarah Nasional XVIII HIPMI di provinsi mana pun demi menjaga persatuan dan soliditas organisasi pengusaha muda tersebut.

HIPMI Jaya Prioritaskan Persatuan Organisasi

Ryan Haroen menegaskan pihaknya mendukung keputusan Badan Pengurus Pusat HIPMI terkait lokasi pelaksanaan munas yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026.

"BPD HIPMI Jaya mendukung penuh pelaksanaan munas di provinsi manapun se-Indonesia Raya. Yang paling penting adalah menjaga persatuan organisasi dan memastikan munas berjalan baik demi keberlanjutan HIPMI," ungkap Ryan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5).

Menurut Ryan, dinamika menjelang munas merupakan hal yang wajar terjadi dalam organisasi besar seperti HIPMI.

Namun, ia meminta seluruh kader fokus memperkuat organisasi dan tidak larut dalam polemik internal.

"Energi HIPMI diminta fokus pada masa depan organisasi, bukan polemik internal. HIPMI memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan pengusaha muda yang mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan," ujarnya.

Munas Jadi Momentum Konsolidasi Pengusaha Muda

Ryan menilai Musyawarah Nasional XVIII HIPMI harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi antardaerah dan mempererat kolaborasi antaranggota organisasi.

Ia mengatakan HIPMI perlu menjaga semangat kebersamaan sebagai rumah besar pengusaha muda Indonesia.

"HIPMI harus tetap menjadi organisasi yang solid, dewasa, dan mampu melahirkan gagasan-gagasan besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia," kata Ryan.

Munas XVIII HIPMI rencananya digelar di Provinsi Lampung pada 10 Juni 2026 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029.

Penulis :
Ahmad Yusuf