
Pantau - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) penting diperkenalkan kepada pelaku UMKM agar mampu membaca kebutuhan pasar dan mengembangkan usaha secara lebih tepat.
AI Dinilai Bantu UMKM Analisis Pasar
Rano Karno mengatakan teknologi AI dapat membantu pelaku usaha mengetahui potensi pasar suatu produk, termasuk peluang pasar di luar negeri.
“Kebetulan saya punya tim untuk bicara tentang AI. Saya lihat ini tempat bisa kalau bikin pelatihan AI anak-anak apalagi ada UMKM ya tadi,” ungkap Rano saat berkunjung ke RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/5).
Menurut Rano, AI mampu mengolah data pasar sehingga pelaku UMKM dapat mengetahui produk yang diminati konsumen di berbagai daerah.
Ia mencontohkan produk makanan seperti keripik udang yang dapat dianalisis potensi pasarnya menggunakan teknologi AI.
“Keripik udang ini laku di mana sih? Itu datanya ada,” katanya.
Rano menilai pengenalan AI perlu dilakukan sejak dini karena perkembangan teknologi tidak bisa dihindari.
Gandaria Utara Kembangkan UMKM Digital
Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Imam Basori mengatakan pihaknya tengah mengembangkan program “Warung RT 11 Smart” berbasis digital untuk mendukung UMKM warga.
“Ditambah lagi kita sudah ada RT 11 Smart. Ini warung RT 11 tapi berbasis UMKM di digital juga nantinya kita maksimalkan betul buat masyarakat,” ujar Imam Basori.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di lingkungan padat penduduk tersebut.
“Syukur-syukur nanti bisa membuat tambahan buat mereka,” katanya.
Pemprov DKI Jakarta terus mendorong transformasi digital UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil di tengah perkembangan teknologi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





