
Pantau - Tim Pengawas Haji DPR RI mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi yang dinilai menghadirkan transformasi layanan bagi seluruh jemaah Indonesia di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Selasa (26/5/2026).
DPR RI Nilai Transformasi Layanan Haji Mulai Terasa
Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan negara terhadap jemaah haji Indonesia.
“Dimulainya di era pemerintahan Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, memulai membuat suatu lembaga yang menghadirkan negara untuk umat Islam yang melaksanakan haji, yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Lompatan-lompatan transformasi ini sudah bisa dirasakan oleh seluruh umat Islam yang sedang berada wukuf di Arafah,” ujarnya di hadapan jajaran Kementerian Haji dan Umrah serta petugas penyelenggara ibadah haji.
Ia menjelaskan DPR RI terus bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah sejak tahap penetapan biaya penyelenggaraan hingga pengawasan operasional di lapangan.
Menurutnya, sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai prinsip tata kelola keuangan negara yang baik serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah.
Mitigasi Layanan Dinilai Berhasil Tekan Kendala Operasional
Cucun menilai langkah mitigasi yang diterapkan pada penyelenggaraan haji tahun ini berhasil meminimalkan berbagai persoalan operasional yang sebelumnya kerap terjadi.
Ia menyebut sejumlah sektor pelayanan seperti akomodasi, transportasi, dan konsumsi mengalami peningkatan melalui pendekatan yang lebih terencana.
“Kelemahan-kelemahan pelayanan yang terjadi di tahun sebelumnya mampu dimitigasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kendala yang signifikan. Termasuk, ratusan ribu jemaah haji Indonesia ini betul-betul merasa dilayani,” tegas Politisi Fraksi PKB tersebut.
DPR RI juga memastikan akan melakukan evaluasi bersama Kementerian Haji dan Umrah setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan jemaah kembali ke Indonesia.
“DPR RI akan terus bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah, memperbaiki layanan ini. Dan nanti jemaah pulang ke tanah air, dan akan melakukan evaluasi bersama-sama dengan Kementerian Haji, apa yang harus ditingkatkan dan apa yang harus diambil keputusan supaya pelayanan lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





