
Pantau - Seorang warga negara Rusia ditangkap otoritas Vietnam setelah diduga mencuri bagasi milik penumpang asing di Bandara Kota Ho Chi Minh, Vietnam.
Laporan RIA Novosti pada Kamis menyebut pria tersebut terancam hukuman penjara antara tiga hingga 20 tahun sesuai hukum pidana Vietnam.
Konsul Jenderal Rusia di Kota Ho Chi Minh, Timur Sadykov, mengidentifikasi tersangka sebagai Alexander Gorb.
“Menurut hukum pidana Vietnam, hukuman untuk tindak pencurian berkisar antara tiga hingga 20 tahun penjara, tergantung pada besarnya kerugian,” ujar Sadykov.
Ia mengatakan pihak diplomatik Rusia kini bekerja sama dengan otoritas Vietnam untuk memastikan hak-hak warga negaranya tetap terpenuhi selama proses hukum berlangsung.
Diduga Gunakan Modus Ambil Tas di Ban Berjalan
Media Vietnam melaporkan tersangka diduga beberapa kali melakukan aksi serupa dengan pola yang sama di bandara.
Pelaku disebut datang dari Thailand tanpa membawa barang bawaan sebelum mengambil tas bermerek milik penumpang lain dari ban berjalan bagasi.
Aksi itu dilakukan di area pengambilan bagasi Bandara Kota Ho Chi Minh.
Pihak berwenang Vietnam masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencurian tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian setelah laporan media lokal menyebut pelaku diduga telah berulang kali menjalankan modus serupa terhadap penumpang asing.
- Penulis :
- Aditya Yohan





