
Pantau - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menerima sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto dengan bobot sekitar 800 kilogram menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Jakarta Timur.
Sapi kurban tersebut diterima di Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/5).
Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif mengatakan sapi kurban dari Presiden Prabowo telah diterima sejak beberapa hari lalu.
"Kami sudah menerima sapi kurban Presiden sudah beberapa hari yang lalu, dua atau tiga hari lalu kalau tidak salah. Beratnya sekitar 800 kilogram kurang lebih," kata Samsul.
Selain dari Presiden Prabowo, PWNU DKI Jakarta juga menerima bantuan hewan kurban dari sejumlah pejabat lainnya seperti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kapolda Metro Jaya, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Secara keseluruhan, PWNU DKI Jakarta menerima sekitar 13 ekor sapi kurban pada Idul Adha tahun ini.
Penyembelihan Kurban Gunakan Sistem Modern
Untuk pertama kalinya, proses penyembelihan hewan kurban PWNU DKI Jakarta dilakukan bekerja sama dengan Perumda Dharma Jaya menggunakan sistem modern.
Menurut Samsul, metode tersebut dinilai lebih efektif dibanding cara tradisional yang selama ini digunakan.
"Lebih praktis, bersih, dan sanitasi juga lebih terjaga," ujarnya.
PWNU DKI Jakarta berharap sistem pemotongan modern dapat menjadi contoh bagi organisasi masyarakat dan instansi lainnya di Jakarta.
Daging Kurban Didistribusikan ke Enam Wilayah Jakarta
Daging kurban nantinya akan didistribusikan ke enam wilayah Jakarta melalui jaringan Nahdlatul Ulama setempat.
Wilayah distribusi meliputi Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, hingga Kepulauan Seribu.
Samsul memastikan penyaluran daging kurban dilakukan secara tertata melalui pembagian langsung maupun sistem pengiriman sesuai kebutuhan penerima.
"Yang penting alamatnya jelas dan penerimanya jelas. Sekarang distribusi sudah bisa dilakukan dengan berbagai cara," ucap Samsul.
- Penulis :
- Aditya Yohan





