HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Kabupaten Cirebon Kembangkan Situs Batu Tulis Huludayeuh sebagai Wisata Edukasi Sejarah Kerajaan Sunda

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Kabupaten Cirebon Kembangkan Situs Batu Tulis Huludayeuh sebagai Wisata Edukasi Sejarah Kerajaan Sunda
Foto: Kondisi Situs Batu Tulis Huludayeuh di Cirebon, Jawa Barat. (sumber: Pemkab Cirebon)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyampaikan bahwa Situs Batu Tulis Huludayeuh di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, menyimpan jejak penting Kerajaan Sunda dan akan dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi sejarah dan budaya.

Situs ini dinilai memiliki nilai sejarah tinggi yang berkaitan dengan perjalanan pemerintahan Kerajaan Sunda pada masa lampau.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, menyatakan situs tersebut dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi sejarah dan budaya.

Keberadaan prasasti batu tulis kuno di lokasi tersebut menjadi bukti sejarah yang perlu dijaga dan dikenalkan kepada masyarakat.

Kronologi Penemuan dan Penelitian Situs

Juru kunci Situs Batu Tulis Huludayeuh, Edi, mengatakan batu prasasti tersebut ditemukan warga sekitar pada tahun 1930 saat kawasan masih berupa hutan belantara.

Penemuan terjadi setelah sebuah pohon beringin tumbang di lokasi tersebut.

Penelitian terhadap situs baru dilakukan pada Februari 1991.

Setelah diteliti, situs tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya karena berkaitan dengan peninggalan Kerajaan Sunda.

Nilai Sejarah dan Pengembangan Wisata

Menurut keterangan ahli, prasasti dibuat atas perintah raja bergelar Sri Maharaja Ratu Haji sebagai tanda peringatan pekerjaan untuk kepentingan masyarakat.

Pemerintah menekankan pentingnya pelestarian situs budaya yang harus disertai edukasi kepada masyarakat.

Tujuannya agar warisan sejarah daerah tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Situs ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi tanpa biaya.

Situs juga pernah dikunjungi pelajar dan masyarakat yang ingin mempelajari sejarah serta budaya Cirebon.

Pengembangan situs dinilai dapat menggabungkan wisata sejarah dan panorama alam di sekitarnya.

Masyarakat diimbau untuk datang dan ikut menjaga serta melestarikan situs sejarah tersebut.

Penulis :
Shila Glorya