
Pantau - TNI Angkatan Darat (TNI AD) telah membangun 523 jembatan di berbagai wilayah Indonesia guna mempermudah aktivitas masyarakat, mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pembangunan tersebut dilakukan melalui Satuan Tugas Jembatan yang dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
“Kami banyak membangun beragam jenis jembatan dari mulai jembatan bailey, jembatan armco, jembatan gantung, jembatan beton dan jembatan perintis,” ungkap Donny saat jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Ratusan Jembatan Dibangun di Wilayah Bencana
Sebagian besar jembatan dibangun di wilayah yang terdampak bencana untuk memulihkan akses transportasi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.
Berdasarkan data TNI AD, sebanyak 300 jembatan dibangun di lokasi bencana di Pulau Sumatera.
Jumlah tersebut terdiri atas 69 jembatan bailey, 157 jembatan armco, 13 jembatan beton, dan 62 jembatan perintis.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses masyarakat yang terputus akibat bencana alam serta mempercepat distribusi logistik dan pelayanan publik.
Dukung Aktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain di wilayah bencana, TNI AD juga membangun 223 jembatan di berbagai daerah yang membutuhkan sarana penghubung antarkawasan.
Dari jumlah tersebut, terdapat dua jembatan bailey, 38 jembatan armco, 85 jembatan beton, dan 98 jembatan perintis.
Donny menjelaskan keberadaan jembatan-jembatan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat dan membantu pemulihan ekonomi di berbagai daerah.
Ia menegaskan pembangunan infrastruktur penghubung masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan melalui Satgas Jembatan TNI AD.
TNI AD berkomitmen terus membangun sarana penghubung yang dibutuhkan masyarakat guna mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





