HOME  ⁄  Nasional

Sudin KPKP Jakarta Timur Temukan 55,7 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sudin KPKP Jakarta Timur Temukan 55,7 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi
Foto: (Sumber : Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur melakukan pemeriksaan organ dalam hewan kurban di Masjid At-Tin, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).)

Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menemukan sebanyak 55,7 kilogram organ hewan kurban yang tidak layak konsumsi selama pemeriksaan kesehatan hewan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto mengatakan temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan hingga Kamis (28/5) pukul 16.00 WIB di sejumlah lokasi tempat penampungan hewan kurban (TPHK).

“Hasil pemeriksaan hingga Kamis (28/5) pukul 16.00 WIB, total organ afkir yang ditemukan mencapai 55,7 kilogram,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Organ yang dinyatakan afkir terdiri atas hati sebanyak 39,15 kilogram, paru-paru 22,75 kilogram, jantung satu kilogram, ginjal dua kilogram, serta organ lainnya dua kilogram.

Menurut Taufik, organ-organ tersebut tidak layak dikonsumsi karena ditemukan indikasi penyakit maupun kelainan pada bagian dalam hewan kurban.

“Organ yang ditemukan bermasalah langsung dipisahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat,” ungkapnya.

Ribuan Hewan Kurban Telah Diperiksa

Selain memeriksa organ dan daging kurban, petugas Sudin KPKP Jakarta Timur juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ribuan hewan kurban yang dijual di wilayah tersebut.

Berdasarkan data rekapitulasi pemeriksaan, sebanyak 6.878 ekor hewan kurban telah diperiksa di 232 lokasi TPHK.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.956 ekor sapi, satu ekor kerbau, 3.915 ekor kambing, dan 701 ekor domba.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebelum disembelih saat Idul Adha.

Ratusan Petugas Diterjunkan

Taufik menegaskan pengawasan akan terus dilakukan hingga proses penyembelihan hewan kurban selesai dilaksanakan.

Petugas disiagakan untuk memantau kesehatan hewan, kebersihan lokasi pemotongan, serta kualitas daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan daging kurban yang diterima masyarakat aman, sehat, utuh dan halal,” katanya.

Pemerintah Kota Jakarta Timur diketahui mengerahkan 177 petugas pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang terdiri dari dokter hewan, pemeriksa hewan, serta petugas kesehatan lainnya dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Petugas tersebut disebar ke 10 kecamatan untuk melakukan pengawasan di lebih dari 250 lokasi penyembelihan hewan kurban.

Penulis :
Ahmad Yusuf