
Pantau - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji reguler Indonesia di Mina pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026, mulai dari fasilitas tenda, layanan kesehatan, hingga dukungan mobilitas bagi jemaah lanjut usia.
Dalam pemantauan di kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Bambang menyebut mayoritas jemaah memberikan respons positif terhadap layanan yang diterima selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah mereka mengatakan pelayanannya seperti bintang lima. Walaupun dia membayar reguler, tetapi mereka merasa bahwa pelayanannya bagus,” ujar Bambang.
Fasilitas Tenda dan Layanan Kesehatan Dinilai Meningkat
Bambang menjelaskan fasilitas yang tersedia di tenda jemaah dinilai cukup lengkap dan nyaman untuk mendukung kebutuhan selama berada di Mina.
Menurutnya, pendingin ruangan, tempat tidur, toilet, dan kamar mandi yang memadai membantu meningkatkan kenyamanan jemaah di tengah cuaca panas Arab Saudi.
“Mulai dari AC, kondisi ruangan, tempat mereka tidur, terus juga WC kamar mandi yang cukup banyak sehingga ini bisa mengantisipasi kebutuhan daripada mereka,” katanya.
Selain fasilitas penginapan, layanan kesehatan juga mendapat apresiasi karena petugas medis dinilai aktif memantau kondisi jemaah selama menjalani puncak ibadah haji.
“Mereka betul-betul dipantau oleh dokter-dokter yang ada dan mereka merasa safe,” tuturnya.
Timwas Minta Menu Sayuran dan Layanan Lansia Ditingkatkan
Meski pelayanan konsumsi berjalan relatif lancar, Timwas DPR mencatat masih ada masukan terkait kebutuhan gizi jemaah.
“Mereka hanya mengeluhkan masalah sayur saja, yang dimana sayur hijau itu perlu ditambah lagi pada tahun-tahun depan,” ungkapnya.
Menurut Bambang, penambahan sayuran hijau penting untuk menjaga stamina dan kesehatan jemaah, terutama bagi kelompok lanjut usia yang membutuhkan asupan gizi seimbang selama menjalani aktivitas ibadah yang padat.
Ia juga mengapresiasi penyediaan layanan golf car yang membantu mobilitas jemaah lansia dan perempuan menuju lokasi lempar jumrah.
“Pelayanan golf car juga diberikan untuk orang-orang tua, ibu-ibu dan sebagainya yang tidak kuat untuk menuju ke lempar jumroh,” katanya.
Bambang menambahkan penempatan tenda jemaah reguler tahun ini dinilai lebih strategis karena berada tidak terlalu jauh dari kawasan Jamarat sehingga memudahkan pergerakan jemaah saat menjalankan ritual lempar jumrah.
“Penempatan dari jemaah haji reguler ini ditempatkan di posisi yang tidak terlalu jauh dari tempat untuk lempar jumroh dan sebagainya. Jadi ini menurut saya sangat bagus,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kualitas pelayanan tersebut dapat terus dipertahankan dan disempurnakan pada penyelenggaraan haji tahun-tahun mendatang agar jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





