HOME  ⁄  Nasional

Mendikdasmen Sebut Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni Perluas Akses Pendidikan Berkualitas di Papua

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mendikdasmen Sebut Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni Perluas Akses Pendidikan Berkualitas di Papua
Foto: (Sumber : Mendikdasmen Abdul Mu'ti didampingi Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy saat meninjau lokasi pembangunan sekolah terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri di Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen..)

Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan pembangunan sekolah terintegrasi di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Papua.

Sekolah Terintegrasi Dukung Pemerataan Pendidikan

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat meninjau lokasi pembangunan sekolah terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri di Teluk Bintuni.

“Sekolah terintegrasi ini bagian dari perluasan akses pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya di wilayah Papua,” ujarnya.

Menurut Abdul, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong revitalisasi dan pengembangan satuan pendidikan agar anak-anak Papua memperoleh kesempatan belajar yang setara dengan peserta didik di daerah lain.

Sekolah terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri dibangun di atas lahan seluas delapan hektare.

Kawasan pendidikan tersebut akan mencakup jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) dalam satu lokasi terpadu.

Dilengkapi Asrama untuk Jangkau Wilayah Terpencil

Abdul menjelaskan sekolah tersebut nantinya dilengkapi fasilitas asrama dan berbagai sarana pendukung lainnya.

Fasilitas itu disiapkan untuk menjangkau peserta didik yang berasal dari distrik terpencil maupun wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

"Nanti dilengkapi fasilitas asrama dan sarana pendukung lainnya untuk menjangkau peserta didik dari distrik terpencil maupun wilayah dengan keterbatasan akses transportasi," ungkapnya.

Ia menegaskan konsep sekolah terintegrasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pendidikan harus mampu mencetak generasi yang memiliki daya saing tinggi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

"Anak-anak didik menjadi generasi yang punya daya saing tinggi, tapi tidak melupakan kearifan lokal," katanya.

Sinergi Pemerintah dan Yayasan Diperkuat

Sementara itu, Ketua Pengurus Sekolah Wilayah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Teluk Bintuni Pius Matomri mengatakan pihak yayasan telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan kawasan pendidikan terpadu tersebut.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan yayasan dapat mempercepat realisasi pembangunan sekolah.

Menurut Pius, pembangunan jenjang SMA telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

“Pembangunan jenjang SMA dapat dukungan dari Pemkab Teluk Bintuni, sedangkan pembangunan SD dan SMP kami harap ada dukungan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Sekolah terintegrasi merupakan konsep pendidikan yang menggabungkan beberapa jenjang sekolah dalam satu kawasan guna meningkatkan pemerataan akses dan mutu layanan pendidikan, terutama di daerah dengan keterbatasan sarana dan prasarana.

Penulis :
Ahmad Yusuf