HOME  ⁄  Nasional

PLN EPI Salurkan 1.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat Wilayah 3T di Maluku dan NTT

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

PLN EPI Salurkan 1.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat Wilayah 3T di Maluku dan NTT
Foto: Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyalurkan bantuan kurban ke wilayah 3T di Desa Watohari, Pulau Solor, Flores Timur, NTT, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan. (sumber: PT PLN EPI)

Pantau - Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyalurkan 1.000 paket daging kurban Idul Adha 2026 kepada masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari komitmen menghadirkan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan bantuan tersebut tidak hanya berupa pembagian daging kurban, tetapi juga wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah dengan akses yang masih terbatas.

Ia mengungkapkan, "Di wilayah-wilayah ini, daging kurban menjadi lebih dari sekadar bantuan yang menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga yang jarang menikmati sumber protein hewani."

Dalam program tersebut, sebanyak empat ekor sapi disembelih dan diolah menjadi 1.000 paket daging kurban yang didistribusikan kepada 1.000 kepala keluarga.

Proses penyembelihan dan distribusi bantuan dilakukan secara higienis dengan melibatkan berbagai pihak.

Empat Wilayah 3T Menjadi Sasaran Program

Empat lokasi yang menjadi sasaran penyaluran bantuan meliputi Kampung Talisa di Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Program juga menjangkau Kampung Solan Dawang yang berada di wilayah pedalaman Maluku.

Di Nusa Tenggara Timur, bantuan disalurkan kepada warga Dusun Kolong, Desa Siru, Kabupaten Manggarai Barat.

Selain itu, Desa Watohari di Pulau Solor, Kabupaten Flores Timur, turut menerima manfaat dari program tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Baitul Qur'an Al Izzah, Yayasan Relawan Nusantara, serta pengurus dan relawan lokal di masing-masing wilayah.

Implementasi ESG dan Dukungan terhadap SDGs

PLN EPI menyatakan program tersebut merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial.

Program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan kemitraan sosial.

Mamit menjelaskan wilayah 3T masih menghadapi berbagai tantangan akses, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menegaskan, "Wilayah 3T memiliki tantangan akses yang tidak ringan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat di pelosok juga merasakan manfaat nyata kehadiran PLN EPI."

Salah satu penerima manfaat di Desa Watohari, Flores Timur, bernama Fajarulina mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

Ia mengatakan, "Kami jarang bisa makan daging seperti ini dan hari ini anak-anak sangat senang. Terima kasih PLN EPI sudah datang sampai ke desa kami."

Selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal, melibatkan masyarakat dalam proses distribusi, dan memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses.

Mamit menegaskan, "Melalui langkah kami yang menjangkau wilayah 3T, PLN EPI menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang energi bersih, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan sosial di mana setiap bantuan menjadi bagian dari upaya besar membangun masa depan yang lebih inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia."

Penulis :
Shila Glorya