
Pantau - Dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri intervensi asal Maryland, Amerika Serikat, Dr. Kunal Sood, menyarankan sejumlah kebiasaan sehat yang dapat membantu mengurangi peradangan secara alami tanpa penggunaan obat-obatan.
Peradangan Kronis Dapat Merusak Organ Tubuh
Peradangan merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh terhadap cedera, infeksi, atau zat berbahaya seperti kuman dan racun.
Namun, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi peradangan kronis ketika sistem pertahanan tubuh tetap aktif meski tidak ada ancaman nyata.
Peradangan kronis diketahui dapat merusak sel dan organ sehat serta meningkatkan risiko berbagai penyakit dalam jangka panjang.
Menurut Dr. Sood, pola makan yang mengutamakan makanan utuh kaya serat berperan penting dalam menjaga respons peradangan tetap sehat.
“Makanan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, gandum, biji-bijian, dan gandum utuh dikaitkan dengan kadar biomarker inflamasi yang lebih rendah seperti CRP (protein C-reactive) dan IL-6 (interleukin-6),” ungkapnya.
Ia menjelaskan, “Ketika bakteri usus memfermentasi serat, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek seperti butirat, yang membantu menjaga penghalang usus dan mengatur sinyal kekebalan tubuh.”
Jalan Kaki, Tidur Cukup, dan Kelola Stres
Selain menjaga pola makan, Dr. Sood menyarankan aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara konsisten, seperti berjalan kaki setiap hari.
Ia mengatakan kebiasaan tersebut dapat membantu menurunkan penanda peradangan kronis sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin, sirkulasi darah, fungsi pembuluh darah, dan komposisi tubuh.
Dr. Sood juga menekankan pentingnya kualitas tidur dalam mengendalikan peradangan.
“Kurang tidur berulang dapat mendorong tubuh menuju kondisi yang lebih pro-inflamasi melalui aktivasi simpatik dan perubahan regulasi kortisol,” katanya.
Menurutnya, kurang tidur dapat meningkatkan produksi sitokin inflamasi dan mengaktifkan jalur respons stres yang berdampak pada kesehatan kardiometabolik.
Selain itu, konsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3 seperti ikan berlemak juga dinilai mampu membantu mengatur jalur peradangan dan mendukung kesehatan jantung serta otak.
“DHA juga merupakan komponen struktural penting dari membran neuron, yang mendukung fungsi otak normal,” ujarnya.
Dr. Sood menambahkan pengelolaan stres menjadi faktor penting karena stres berkepanjangan dapat mengaktifkan sistem hormon dan kekebalan tubuh yang berkontribusi terhadap munculnya peradangan kronis.
- Penulis :
- Aditya Yohan





