HOME  ⁄  Nasional

Menteri PU Laporkan Progres Penanganan Irigasi Daerah Capai 82,73 Persen hingga Mei 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Menteri PU Laporkan Progres Penanganan Irigasi Daerah Capai 82,73 Persen hingga Mei 2026
Foto: Suasana Rapat Kerja antara Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dody mengatakan progres fisik penanganan fisik penanganan irigasi daerah mencapai 82,73 persen hingga Mei tahun ini (sumber: ANTARA/Aji Cakti)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaporkan progres fisik program penanganan irigasi daerah telah mencapai 82,73 persen hingga Mei 2026 dengan target area irigasi seluas 19.760 hektare dan pagu anggaran sekitar Rp350 miliar.

Capaian tersebut disampaikan Dody dalam Rapat Kerja antara Kementerian PU dan Komisi V DPR RI di Jakarta pada Selasa (2/6/2026).

Ia mengungkapkan, "Kami laporkan progres kegiatan yang merupakan instruksi Presiden tahun 2026, yang antara lain adalah penanganan irigasi daerah yang memiliki pagu kurang lebih Rp350 miliar dengan fisik 82,73 persen dengan target 19.760 hektare."

Selain progres fisik, Kementerian PU juga melaporkan realisasi keuangan program penanganan irigasi daerah yang hingga Mei 2026 telah mencapai 38,36 persen.

Program Jalankan Instruksi Presiden

Program penanganan irigasi daerah merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan instruksi Presiden pada tahun 2026.

Pelaksanaan program percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025.

Inpres tersebut mengatur percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, operasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi di berbagai wilayah Indonesia.

Tujuan utama kebijakan tersebut adalah mendukung pencapaian swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah didorong untuk bersinergi dalam pembangunan serta pengelolaan jaringan irigasi.

Program itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem ketahanan dan kemandirian bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pendanaan pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementerian PU pada tahun anggaran 2025 telah merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi dengan total luas mencapai 589.605,80 hektare.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Dody menegaskan bahwa infrastruktur irigasi merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional.

Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas produksi pertanian dan mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan.

Dody menilai capaian pembangunan dan rehabilitasi irigasi merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap sektor pertanian.

Ia menyebut infrastruktur yang dibangun tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap pendidikan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kementerian PU terus berupaya meningkatkan kualitas serta cakupan jaringan irigasi di berbagai wilayah Indonesia guna meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Shila Glorya