
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerjunkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), Rumah Sehat Baznas, dan layanan dapur umum untuk membantu evakuasi serta memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Bantuan Darurat Disalurkan Sejak Hari Pertama
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan bantuan mulai disalurkan sejak Selasa (2/6) pagi atau sehari setelah kebakaran terjadi.
"Telah terjadi kebakaran besar, kami (Baznas) langsung kirimkan tim untuk segera membantu masyarakat terdampak. Kami juga sangat berduka, karena salah satu korbannya Mbak Risma yang merupakan barista ZCoffee binaan Baznas," ungkap Idy.
Tim BTB membantu proses evakuasi warga, melakukan asesmen kondisi korban, serta memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Rumah Sehat Baznas turut memberikan layanan kesehatan dan pengobatan bagi warga terdampak kebakaran.
Baznas juga menyiagakan bantuan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Fokus Pemulihan dan Layanan Kesehatan
Idy menjelaskan layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi warga terdampak, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap maupun kelelahan pascakebakaran.
"Tim Rumah Sehat Baznas juga hadir memberikan layanan kesehatan dan pengobatan bagi warga terdampak. Pada saat yang sama, bantuan makan siap saji juga kami siagakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa darurat," ujarnya.
Baznas memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung penyaluran bantuan lanjutan bagi para korban.
"Baznas harus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Dukungan bersama sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kondisi warga yang terdampak musibah tersebut," kata Idy.
Kebakaran hebat diketahui melanda permukiman padat penduduk di Jalan Haji Ung atau Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) malam.
Hingga kini, proses pendataan dan penanganan korban masih dilakukan oleh pihak terkait, sementara warga terdampak untuk sementara mengungsi di lokasi yang telah disediakan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





