
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap merevitalisasi hampir 100 sekolah di Kalimantan Tengah pada 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah Reza Prabowo mengatakan program tersebut menjadi salah satu perhatian besar pemerintah terhadap sektor pendidikan di provinsi itu.
"Program ini menjadi salah satu perhatian besar pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah," ungkap Reza Prabowo di Palangka Raya, Rabu (3/6).
Proses Verifikasi dan Validasi Masih Berjalan
Reza menjelaskan pemerintah pusat dan daerah saat ini masih melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap sekolah-sekolah yang diusulkan sebagai penerima program revitalisasi.
Ia menyebut hasil final jumlah sekolah penerima revitalisasi diperkirakan mulai terlihat pada Juli 2026 setelah seluruh tahapan verifikasi selesai dilakukan.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran juga menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk menyukseskan program tersebut melalui sinergi dengan berbagai program pendidikan daerah.
"Kami harap jumlah sekolah yang mendapat revitalisasi nantinya terus bertambah, terutama jenjang SMA/SMK/SKH di Kalimantan Tengah. Tetapi, kami juga berharap perhatian pemerintah terhadap jenjang SD dan SMP semakin meningkat," ujarnya.
Penentuan Sekolah Berdasarkan Data dan Kondisi Infrastruktur
Program revitalisasi sekolah akan tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Tengah dengan penentuan penerima berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan platform pendidikan daerah Pena Kalteng.
Menurut Reza, pemanfaatan data tersebut memungkinkan pemerintah memetakan kondisi sekolah berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan prioritas.
"Dari data tersebut, pemerintah dapat memetakan kondisi sekolah berdasarkan tingkat kerusakan maupun kebutuhan prioritas," katanya.
Ia menerangkan pemetaan dilakukan dengan mengklasifikasikan sekolah yang mengalami kerusakan ringan maupun berat sehingga bantuan revitalisasi dapat diberikan secara tepat sasaran.
Selain peningkatan ruang belajar, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap aspek kebersihan dan sanitasi sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
"Selain ruang belajar, perhatian pemerintah juga diarahkan pada kebersihan dan sanitasi sekolah," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





