
Pantau - Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu memastikan kondisi kesehatan 393 jamaah haji Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG-02 Embarkasi Padang berada dalam keadaan baik dan siap mengikuti proses pemulangan ke Indonesia setelah menjalani pemeriksaan kesehatan menjelang keberangkatan dari Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi, Kamis (4/6/2026).
Kepulangan jamaah haji Bengkulu tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 09.55 waktu Arab Saudi atau pukul 13.55 WIB dengan tujuan Bandara Internasional Minangkabau.
Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengatakan persiapan kepulangan jamaah telah dimulai.
Ia mengungkapkan, "Sebelum pemulangan, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan fase tiga, evaluasi kondisi fisik jamaah, dan pemantauan kesehatan menjelang penerbangan."
Pemeriksaan Dilakukan untuk Menjamin Keselamatan Jamaah
Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah berada dalam kondisi layak terbang sebelum menempuh perjalanan panjang menuju Indonesia.
Langkah tersebut juga bertujuan mengurangi risiko gangguan kesehatan selama perjalanan pulang.
Petugas kesehatan berupaya menjaga keselamatan jamaah hingga tiba kembali di tanah air.
Sebanyak 393 jamaah Kloter PDG-02 menjadi rombongan pertama jamaah haji Bengkulu yang dipulangkan ke Indonesia setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Pemulangan dilakukan dari Jeddah menuju Indonesia sebagai bagian dari fase kepulangan jamaah haji tahun 2026.
Layanan Kesehatan Tetap Berjalan untuk Kloter Lain
Selain melayani Kloter PDG-02, tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan kepada jamaah Bengkulu dari kloter lain yang masih berada di Arab Saudi.
Jadwal pemulangan jamaah haji Bengkulu terdiri atas Kloter PDG-02 pada 4 Juni 2026, Kloter PDG-03 pada 6 Juni 2026, Kloter PDG-04 pada 7 Juni 2026, Kloter PDG-05 pada 8 Juni 2026, dan Kloter PDG-14 pada 20 Juni 2026.
Pada Kamis (4/6/2026), tenaga kesehatan memberikan layanan kepada 75 jamaah haji Bengkulu.
Total layanan kesehatan yang telah diberikan selama pelaksanaan ibadah haji mencapai 4.880 layanan.
Petugas juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah prioritas risiko tinggi untuk menjaga kondisi kesehatan tetap stabil dan mengantisipasi komplikasi penyakit.
Pada hari yang sama, petugas melakukan visitasi kepada 90 jamaah prioritas risiko tinggi.
Total visitasi yang telah dilakukan selama musim haji mencapai 5.472 kali kunjungan.
Pemerintah daerah bersama petugas kesehatan terus melakukan pengawasan kesehatan agar seluruh jamaah haji Bengkulu dapat kembali ke tanah air dengan aman dan dalam kondisi yang baik.
- Penulis :
- Arian Mesa





