
Pantau - Semarang Zoo menggratiskan tiket masuk bagi pelajar melalui program Promo Apresiasi Pelajar Gratis yang berlangsung pada 22 Juni hingga 10 Juli 2026 untuk menyambut masa libur sekolah dan memberikan penghargaan atas capaian akademis siswa selama tahun ajaran 2025/2026.
Program yang ditujukan bagi masyarakat Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya itu memungkinkan seluruh pelajar dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat masuk ke kawasan Semarang Zoo tanpa biaya tiket.
Direktur Semarang Zoo Bimo Wahyu Widodo mengatakan program tersebut juga menjadi upaya menghadirkan destinasi wisata yang edukatif, terjangkau, dan menyenangkan bagi keluarga selama masa liburan sekolah.
Dorong Pelajar Dekat dengan Konservasi Satwa
Bimo mengungkapkan, "Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk lebih dekat dengan dunia konservasi satwa serta mengisi waktu libur mereka dengan kegiatan yang positif di luar ruangan."
Menurutnya, program tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap konservasi satwa sekaligus mengajak pelajar memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan edukatif di luar ruangan.
Semarang Zoo yang merupakan kebun binatang milik Pemerintah Kota Semarang berharap program ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan pelajar selama masa liburan sekolah.
Selain itu, program tersebut juga diharapkan memperkuat fungsi Semarang Zoo sebagai sarana rekreasi sekaligus edukasi mengenai satwa dan konservasi lingkungan.
Pendamping Dapat Tiket Khusus Rp20.000
Selain memberikan tiket gratis kepada pelajar, Semarang Zoo juga memberikan keringanan biaya bagi orang tua atau wali yang mendampingi anak-anak selama masa promosi.
Harga tiket masuk bagi pendamping ditetapkan sebesar Rp20.000 per orang agar kegiatan liburan keluarga menjadi lebih terjangkau.
Semarang Zoo berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati liburan pasca-ujian tanpa beban biaya yang besar melalui kebijakan tersebut.
Pelajar yang ingin memanfaatkan program wajib menunjukkan dokumen pendukung saat berada di loket masuk.
Dokumen yang dapat digunakan meliputi kartu pelajar, rapor sekolah, atau surat keterangan dari sekolah sebagai bukti status peserta didik.
Bimo mengatakan, "Dokumen yang perlu disiapkan seperti, kartu pelajar, rapor, atau surat keterangan dari sekolah guna memvalidasi status kepesertaan program gratis ini di loket masuk."
Pengunjung diimbau mencatat jadwal pelaksanaan program agar tidak melewatkan kesempatan menikmati fasilitas tiket gratis selama periode promosi yang berlangsung hampir tiga pekan tersebut.
- Penulis :
- Leon Weldrick





