
Pantau - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk menjadi aktivis setelah pensiun dari jabatannya sebagai Kapolri. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Jakarta pada 7 Juni 2026.
Pernyataan itu disampaikan Sigit dengan nada santai dan langsung disambut tepuk tangan para peserta kongres.
Menurut Sigit, saat ini banyak aktivis yang telah menduduki posisi penting di pemerintahan sehingga ruang aktivisme menjadi semakin berkurang.
"Jadi, karena aktivis-aktivis akhirnya kosong, ya saya mohon izin kepada teman-teman selesai jadi Kapolri, saya gantian jadi aktivis. Boleh enggak?" ujar Sigit.
Kongres III KPBI turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Sufmi Dasco Ahmad, Afriansyah Noor, Mohammad Jumhur Hidayat, dan Andi Gani Nena Wea.
Dalam sambutannya, Sigit menyoroti fenomena banyak aktivis yang kini beralih peran menjadi pejabat atau pimpinan di pemerintahan.
Ia menyebut nama Mohammad Jumhur Hidayat dan Said Iqbal sebagai contoh tokoh aktivis yang kini mendapat posisi strategis.
Sigit juga menyampaikan ucapan selamat kepada Said Iqbal yang disebut akan dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada 8 Juni 2026.
Kapolri kemudian berseloroh mengenai pengalaman selama hampir lima tahun memimpin institusi kepolisian.
Menurutnya, selama menjabat Kapolri dirinya kerap menjadi sasaran aksi demonstrasi dari berbagai kelompok masyarakat.
"Karena terus terang, saya tadi sangat senang dengar yel-yelnya tadi. Kayaknya cocok buat saya. Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi, gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur," kata Sigit yang disambut tawa peserta kongres.
Candaan tersebut memperlihatkan suasana akrab antara Kapolri dan para peserta Kongres KPBI.
Selain menyampaikan humor mengenai masa pensiunnya, Sigit juga menegaskan dukungannya terhadap perjuangan kaum buruh.
Ia menyatakan dirinya termasuk pihak yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja dan mendukung langkah serikat pekerja yang mengajukan gugatan terhadap regulasi tersebut ke Mahkamah Konstitusi.
Menurut Sigit, perjuangan buruh untuk memperoleh hak-haknya perlu mendapatkan perhatian.
Ia menegaskan bahwa kepolisian siap mengawal berbagai aspirasi dan perjuangan buruh yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak pekerja.
Usai pembukaan kongres, Sigit kembali ditanya wartawan mengenai keseriusannya untuk menjadi aktivis setelah pensiun dari jabatan Kapolri.
Menanggapi pertanyaan tersebut, ia menjawab dengan senyum dan nada bercanda.
"Emangnya enggak boleh yaa," ujarnya.
Pernyataan tersebut kembali menegaskan suasana santai yang mewarnai kehadiran Kapolri dalam Kongres III KPBI, sekaligus menunjukkan kedekatannya dengan kalangan serikat buruh yang hadir dalam acara tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka





