
Pantau - Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir dalam peristiwa tenggelamnya lima anak di Sungai Mapili, Desa Segerang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sehingga operasi pencarian resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.
Korban terakhir yang ditemukan bernama Dermawan (6).
Kepala Basarnas Mamuju Mahmud Afandi mengatakan Dermawan ditemukan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.05 WITA dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar 5,16 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya Dermawan, seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah berhasil ditemukan.
Total terdapat lima anak yang menjadi korban dalam insiden tenggelam di Sungai Mapili.
Dua anak berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, yakni Fatimah (6) dan Zakia (6).
Sementara tiga korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Fausiah Rafifa (6), Humairah (7), dan Dermawan (6).
Sebelumnya, Humairah ditemukan lebih dahulu pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WITA.
Korban ditemukan sekitar 3,8 kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Korban pertama yang ditemukan meninggal dunia adalah Fausiah Rafifa.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA saat lima anak berenang di Sungai Mapili.
Saat berada di tengah sungai, kelima anak diduga mengalami kelelahan.
Mereka kemudian terseret arus Sungai Mapili yang cukup deras.
Fatimah dan Zakia berhasil menyelamatkan diri dengan menepi ke daratan.
Setelah selamat, keduanya segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mahmud Afandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi selama pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka





