HOME  ⁄  Nasional

Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla 108 Hektare di Pulau Rupat Bengkalis

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla 108 Hektare di Pulau Rupat Bengkalis
Foto: (Sumber : Operasi pemadaman karhutla oleh Manggala Agni Daops Siak di Tanjung Kapal Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni.)

Pantau - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 108 hektare di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan operasi pemadaman menunjukkan perkembangan positif setelah hujan gerimis yang turun sejak Minggu (7/6) membantu menekan penyebaran api.

“Untuk Rupat dari hitungan drone luasnya 108 hektare. Pemadaman dibagi dua sektor mengingat keduanya masih berasap,” ungkap Ferdian.

Pemadaman Dibagi Dua Sektor

Ferdian menjelaskan sektor kiri dikerjakan oleh dua tim Manggala Agni Daops Siak dan dua tim Daops Kota Jambi dengan strategi menyusuri sekat bakar dan memperdalamnya hingga ke bagian tengah area terbakar.

Tim pemadam memanfaatkan sistem estafet air dari embung hingga mencapai titik api terakhir dan bertemu dengan regu pemadam kebakaran PT Sumatera Riang Lestari.

Sementara itu, sektor kanan ditangani satu tim Daops Siak dan dua tim Daops Muara Tebo, Jambi, menggunakan strategi estafet air melalui collapsible tank dengan bentangan selang mencapai 40 roll.

“Hasilnya sisi kanan dan kiri tuntas. Hari ini dilanjutkan konsentrasi di pulau-pulau api kecil-kecil di tengah,” ujarnya.

Terkendala Akses dan Logistik

Ferdian mengungkapkan tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama banyaknya batang kayu tumbang yang melintang dan menghambat pergerakan petugas menuju titik api.

Selain itu, akses menuju lokasi kebakaran serta keterbatasan sarana, prasarana, dan logistik juga menjadi tantangan dalam operasi pemadaman.

“Kendala lain serta akses, sarana prasarana dan logistik. Tapi, kami terbantu dengan satu alat berat perusahaan yang membantu membuka akses dan membuat embung estafet,” katanya.

Selain di Pulau Rupat, lokasi karhutla di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, dengan luas sekitar 70 hektare dilaporkan telah padam.

Sementara itu, kebakaran lahan di wilayah Sungai Besar, Rokan Hilir, masih menyisakan beberapa titik asap sehingga penanganan oleh Manggala Agni Daops Pekanbaru terus dilanjutkan.

Penulis :
Aditya Yohan