
Pantau - Pemerintah Kota Bandung mulai membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, dan SMP melalui jalur afirmasi serta jalur prestasi pada 8–12 Juni 2026 secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Bandung.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 dibagi menjadi dua tahap.
Ia mengungkapkan, "Orang tua calon murid baru, silakan ikuti proses SPMB secara menyeluruh sesuai dengan jadwal. Setelah kemarin membuat akun dan pengisian formulir pendataan."
Sebelum pendaftaran dibuka, proses SPMB telah diawali dengan pendataan dan pembuatan akun yang berlangsung pada 11 Mei hingga 5 Juni 2026.
Pendataan dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon murid.
Tahap Pertama Dibuka untuk Jalur Afirmasi dan Prestasi
Tahap pertama SPMB 2026 diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan jalur prestasi.
Untuk jalur afirmasi, kuota yang disediakan sebesar 15 persen untuk SD dan 30 persen untuk SMP.
Kuota afirmasi SMP terdiri atas 20 persen afirmasi penempatan dan 10 persen afirmasi non-penempatan.
Kuota afirmasi juga mencakup peserta didik berkebutuhan khusus.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi warga Kota Bandung yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Peserta yang berhak mengikuti jalur afirmasi berasal dari kelompok masyarakat kategori Desil 1, Desil 2, Desil 3, Desil 4, dan Desil 5.
Selain jalur afirmasi, tahap pertama juga membuka jalur prestasi dengan total kuota sebesar 25 persen.
Kuota tersebut terdiri atas 15 persen prestasi akademik dan 10 persen prestasi non-akademik.
Jalur prestasi akademik menggunakan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Jalur prestasi non-akademik diperuntukkan bagi peserta yang memiliki prestasi atau kejuaraan.
Peserta yang tidak lolos melalui jalur prestasi masih dapat mengikuti tahap kedua melalui jalur domisili.
Syarat mengikuti jalur domisili adalah kartu keluarga telah diterbitkan minimal satu tahun.
Ia juga mengungkapkan, "Bagi peserta jalur afirmasi yang belum diterima di sekolah tujuan, juga masih memiliki kesempatan mengikuti proses pemenuhan kuota afirmasi di sekolah lain yang masih tersedia."
Peserta jalur afirmasi yang belum diterima di sekolah tujuan tetap dapat mengikuti proses pengisian kuota afirmasi pada sekolah lain yang masih memiliki daya tampung.
Pemkot Bandung Hadirkan Layanan SPMB Terintegrasi
Pemkot Bandung menyatakan berkomitmen menghadirkan layanan SPMB yang terintegrasi untuk mendukung proses penerimaan murid baru.
Integrasi layanan dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, serta Dinas Sosial Kota Bandung.
Layanan terintegrasi tersedia dalam bentuk pelayanan langsung di kantor Dinas Pendidikan dan pelayanan daring melalui fitur chatbox serta media sosial.
Asep mengungkapkan, "Tidak hanya integrasi data, tetapi juga layanan terintegrasi secara tatap muka di kantor Dinas Pendidikan maupun secara daring melalui fitur chatbox dan media sosial."
Pemkot Bandung juga menegaskan peserta kategori Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) tetap akan memperoleh akses pendidikan melalui sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Melalui pelaksanaan SPMB 2026, Pemkot Bandung berupaya memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung terintegrasi, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh calon peserta didik.
- Penulis :
- Shila Glorya





