
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di langit Aceh Barat dan sekitarnya guna membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di wilayah tersebut.
Penyemaian Awan Dilakukan untuk Tekan Penyebaran Karhutla
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan operasi ini bertujuan meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi meluasnya kebakaran lahan.
“Operasi ini sebagai upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini terjadi di Kabupaten Aceh Barat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan penyemaian awan hujan diintensifkan untuk menjaga neraca air serta menekan kemunculan titik panas di kawasan rawan kebakaran.
“Kami berharap dengan adanya intervensi teknologi ini, intensitas hujan dapat diatur untuk membasahi lahan-lahan gambut yang mulai mengering," ujarnya.
Satu Ton Garam Disebarkan dari Pesawat Cessna
Pada pelaksanaan sorti pertama, operasi menggunakan pesawat Cessna Caravan EX 208 dengan registrasi PK-JVH yang dioperasikan PT Semuwa Aviasi Mandiri dan dipimpin Capt. Rangga bersama First Officer Arrafi.
Tim OMC menyebarkan sekitar 1.000 kilogram atau satu ton garam dapur (NaCl) pada ketinggian 5.000 hingga 10.000 kaki di wilayah udara Aceh Barat hingga Nagan Raya untuk mempercepat proses kondensasi dan memicu hujan pada area sasaran.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan mendukung upaya mitigasi yang sedang berlangsung, sementara operasi modifikasi cuaca akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi atmosfer di wilayah pantai barat selatan Aceh.
- Penulis :
- Aditya Yohan





