HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Kembali Mengoperasikan Aset Migas di Venezuela untuk Perkuat Sumber Energi Alternatif

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Indonesia Kembali Mengoperasikan Aset Migas di Venezuela untuk Perkuat Sumber Energi Alternatif
Foto: Ilustrasi - Fasilitas produksi migas PT Pertamina Internasional EP (PIEP) (sumber: Pertamina Internasional EP)

Pantau - Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno mengungkapkan bahwa aset migas Pertamina di Venezuela telah kembali diperbolehkan beroperasi penuh sebagai bagian dari upaya Indonesia mengoptimalkan sumber minyak alternatif di tengah gejolak energi global.

Arif Havas Oegroseno mengatakan, “Kita baru saja mendapatkan izin untuk melanjutkan operasi di Venezuela.”

Indonesia Perluas Sumber Minyak di Amerika Selatan

Indonesia saat ini tengah mengeksplorasi sumber minyak baru dari sejumlah negara di Amerika Selatan di tengah ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang turut memengaruhi kondisi di Selat Hormuz.

Arif Havas Oegroseno mengungkapkan, “Kami sedang mencari lagi banyak negara di sana yang memiliki potensi migas. Hampir semua negara di Amerika Latin punya potensinya.”

Dengan besarnya potensi minyak dan gas di kawasan tersebut, Indonesia juga menjajaki peluang investasi migas di berbagai negara Amerika Selatan.

Menurut Havas, negosiasi antara Pertamina dan mitra di beberapa negara di kawasan itu telah berjalan meskipun masih berada pada tahap awal penjajakan.

Kepentingan Indonesia dalam ekspansi sektor migas di Amerika Selatan akan diwakili oleh Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP).

PIEP saat ini diketahui telah mengendalikan aset migas di Venezuela.

Strategi Diversifikasi Pasokan Energi

Selain Amerika Selatan, Indonesia juga mengoptimalkan sumber minyak alternatif dari sejumlah negara di Afrika, termasuk Aljazair, Nigeria, dan Angola.

Strategi tersebut dilakukan untuk memperoleh pasokan minyak dari kawasan yang tidak memerlukan jalur pengiriman melalui Selat Hormuz yang saat ini ditutup.

PIEP juga diketahui menguasai 71,09 persen saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P), yang memiliki aset di Venezuela.

Sebelumnya, PIEP menegaskan bahwa aset minyak yang dimilikinya di Venezuela tidak terdampak oleh serangan Amerika Serikat ke negara tersebut pada Januari.

Perusahaan menyatakan terus melakukan pemantauan secara cermat terhadap perkembangan situasi di Venezuela.

Sebagai langkah kehati-hatian, PIEP juga terus menjalin koordinasi berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas.

Penulis :
Leon Weldrick