HOME  ⁄  Nasional

Bupati Suhardiman Amby Resmi Membuka Festival Pacu Jalur 2026 Rayon I Inuman dengan Ajakan Menjaga Sportivitas

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bupati Suhardiman Amby Resmi Membuka Festival Pacu Jalur 2026 Rayon I Inuman dengan Ajakan Menjaga Sportivitas
Foto: Bupati Kuansing Suhardiman Amby saat memberikan aambutan dalam Festival Pacu Jalur Rayon I di Inuman (sumber: ANTARA/Asri)

Pantau - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, secara resmi membuka rangkaian pertama Festival Pacu Jalur 2026 pada Rayon I Kecamatan Inuman di Sungai Kuantan serta mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan ajang wisata budaya khas Kabupaten Kuantan Singingi tersebut.

Suhardiman Amby menyampaikan bahwa kelancaran prosesi pembukaan tidak terlepas dari peran aktif seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Sebagai Bupati Kuansing, ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat atas dukungan terhadap pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026.

Ia mengungkapkan, "Mari kita sukseskan, jaga sportifitas karena Pacu Jalur adalah identitas daerah kita."

Ajakan tersebut ditujukan kepada para pemilik jalur, tokoh adat, generasi muda, hingga masyarakat Kuansing yang berada di perantauan agar bersama-sama mendukung kesuksesan Pacu Jalur 2026 yang puncak pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

Puluhan Jalur Meriahkan Perlombaan di Rayon I Inuman

Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon I Inuman, Emri Nofdiles, melaporkan bahwa sebanyak 47 jalur dari berbagai desa dan kecamatan mengikuti perlombaan.

Panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp76,5 juta bagi para pemenang dalam kompetisi tersebut.

Ia mengungkapkan, "Untuk itu, berlomba dengan sportif dan penuh semangat kekeluargaan."

Pacu Jalur Dinilai Perkuat Silaturahmi dan Ekonomi Masyarakat

Camat Inuman, Suparman, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah membantu sehingga Festival Pacu Jalur dapat terlaksana.

Menurut Suparman, Pacu Jalur tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Tradisi Pacu Jalur merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi yang telah dilestarikan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Selain mengandung nilai kebersamaan dan semangat gotong royong, Pacu Jalur juga menjadi simbol persatuan di tengah masyarakat yang majemuk dan berbudaya.

Penulis :
Arian Mesa