HOME  ⁄  Nasional

Al Haris Mendorong IWAPI Bangun Ekosistem UMKM untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat di Jambi

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Al Haris Mendorong IWAPI Bangun Ekosistem UMKM untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat di Jambi
Foto: Gubernur Jambi Al Haris saat membuka musyawarah DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Jambi di Kota Jambi, Jumat 12/6/2026 (sumber: ANTARA/Agus Suprayitno)

Pantau - Gubernur Jambi Al Haris mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) membantu membangun ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah saat membuka musyawarah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Jambi di Kota Jambi, Jumat, 12 Juni 2026.

Al Haris Tekankan Peran Perempuan Pengusaha

Al Haris menyampaikan bahwa sektor UMKM dan industri rumahan berkembang sangat pesat serta memberikan sumbangan besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ia menilai IWAPI memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan ekonomi melalui aktivitas para perempuan pengusaha.

Menurutnya, perempuan pengusaha telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan industri rumahan yang menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Al Haris juga mengajak anggota IWAPI dan kaum perempuan untuk tidak hanya bergantung pada suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ia mendorong kaum ibu agar bangkit, aktif bekerja, dan ikut berjuang memperkuat perekonomian rumah tangga dengan mengelola keuangan keluarga secara cerdas serta memastikan pendidikan anak tetap berjalan baik di tengah tantangan global.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja, ibu-ibu ambil peran yang baik, tetap konsisten berjuang untuk ekonomi rumah tangga kita,” ungkap Al Haris.

IWAPI Jambi Siapkan Program Pelatihan Digitalisasi

Ketua DPD IWAPI Jambi Herlina mengatakan organisasinya tidak tinggal diam menghadapi perkembangan global dan telah menyiapkan berbagai program strategis untuk mendukung pelaku usaha.

Salah satu program yang disiapkan adalah penyelenggaraan pelatihan digitalisasi secara berkala bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM diajarkan cara mempromosikan produk secara daring sehingga tidak hanya bergantung pada toko fisik atau penjualan offline.

Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat membantu pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing UMKM berbasis perempuan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Mau tidak mau kita harus menggunakan sistem digital menghadapi tantangan digital ini, harapan kita ke UMKM tentunya mengadakan kegiatan-kegiatan pelatihan digitalisasi, bagaimana dia bisa mempromosikan produk, jadi tidak terpaku harus di toko mereka saja,” ujar Herlina.

Penulis :
Arian Mesa