
Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan optimistis kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan tetap tumbuh positif hingga akhir 2026 didukung terjaganya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang diharapkan menopang aktivitas pelaku usaha.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, “OJK bersama pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan UMKM guna mewujudkan pertumbuhan perekonomian nasional yang inklusif dan berkelanjutan.”
Dian mencatat kredit UMKM mulai kembali tumbuh secara tahunan setelah sempat terkontraksi pada awal tahun.
Kredit UMKM pada Mei 2026 tercatat tumbuh 0,60 persen secara tahunan di tengah tekanan daya beli masyarakat dan dinamika perekonomian domestik.
Pertumbuhan tersebut ditopang kredit usaha mikro yang naik 0,64 persen dan kredit usaha menengah sebesar 1,84 persen, sementara kredit usaha kecil masih terkontraksi 0,24 persen.
OJK Dorong Kemudahan Akses Pembiayaan
Dian menilai perubahan kondisi ekonomi dan pola konsumsi masyarakat memberi tekanan terhadap daya beli, terutama kelompok menengah ke bawah, sehingga memengaruhi omzet dan arus kas pelaku UMKM.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas usaha dan pembiayaan UMKM yang pemulihannya masih lebih lambat dibandingkan sektor korporasi.
OJK telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sebagai upaya memperkuat penyaluran kredit.
Regulasi tersebut sejalan dengan agenda prioritas pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja, mempercepat pemerataan ekonomi, dan mengurangi kemiskinan.
Melalui aturan itu, OJK mendorong perbankan memberikan akses kredit yang mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif serta mengembangkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Perbankan Didorong Perkuat Pendampingan UMKM
Dian mengatakan lembaga jasa keuangan, baik perbankan maupun lembaga keuangan nonbank, terus didorong memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar.
Ia juga mendorong pelaku UMKM meningkatkan kompetensi, jaringan, dan sinergi antarpelaku usaha.
Dian mengatakan, “Beberapa strategi yang dapat dilakukan perbankan untuk meningkatkan kredit UMKM antara lain dengan pendekatan rantai pasok, digitalisasi proses kredit, dan kerja sama dengan LJK lain serta didukung dengan peningkatan literasi keuangan kepada pelaku UMKM.”
- Penulis :
- Aditya Yohan





