HOME  ⁄  Nasional

BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Tadulako Perluas Implementasi Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPJS Kesehatan Gandeng Universitas Tadulako Perluas Implementasi Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia
Foto: (Sumber :Foto bersama, Chandra Jefrianja (Staf Perencanaan Pembelajaran/kiri), Yuliarso Budiman (Asisted Deputi SDMUK Kepwil X/kedua kiri), Tati Haryati Denawati (Manajer Pelaksanaan Pembelajaran/tengah), Dr.sc.agr. Ir. Aiyen, M.Sc. (Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Untad/kedua kanan), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. (Rektor Universitas Tadulako/kanan). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Sulawesi Tengah.)

Pantau - BPJS Kesehatan menggandeng Universitas Tadulako (Untad) di Sulawesi Tengah untuk memperluas implementasi Kurikulum Jaminan Sosial (Kurjamsos) sebagai upaya meningkatkan literasi jaminan sosial di lingkungan perguruan tinggi dan memperkuat sinergi dengan dunia akademik.

Untad Jadi Kampus Perintis Kurjamsos

Manajer Pelaksanaan Pembelajaran BPJS Kesehatan Tati Haryati Denawati menyampaikan kerja sama tersebut bertujuan memperkuat perlindungan jaminan sosial sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan dan perlindungan sosial.

Ia mengungkapkan, “Universitas Tadulako merupakan salah satu dari empat perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan Kurikulum Jaminan Sosial sebagai program percontohan.”

Untad bersama Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menjadi pelopor pengembangan Kurjamsos sejak 2024 dengan memberikan berbagai masukan untuk penyempurnaan metode pembelajaran yang lebih interaktif.

Implementasi Akan Diperluas Secara Nasional

BPJS Kesehatan menilai evaluasi dari empat kampus perintis selama dua tahun terakhir menjadi dasar penting dalam pengembangan kurikulum yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai sistem jaminan sosial di Indonesia.

Denawati mengatakan, “Berkat evaluasi dan dukungan dari empat universitas pelopor, pada tahun 2026 implementasi Kurikulum Jaminan Sosial akan diperluas ke seluruh Indonesia bersama BPJS Kesehatan. Universitas Tadulako memiliki peran penting sebagai pionir dalam pengembangan literasi jaminan sosial bagi generasi muda.”

Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Amar menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus menghasilkan program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan sivitas akademika serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penguatan kolaborasi itu ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Universitas Tadulako yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Untad pada 11 Juni 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf